Kemenag Perkuat Kompetensi Literasi Digital bagi Guru Madrasah
Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Teknologi digital, lanjut Dhani, memberikan peluang yang memungkinkan peserta didik di madrasah untuk mengekspresikan diri mereka sebagai konsumen dan produsen konten digital. Oleh sebab itu, guru memiliki peran penting dalam mengawal pemahaman literasi digital kepada peserta didik.
“Kompetensi literasi digital guru madrasah menjadi hal penting, karena guru adalah pihak yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Sehingga guru mampu mengawal anak-anak saat berada di dunia digital,” pungkas Dhani.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain mengatakan, penguatan literasi digital bagi guru madrasah merupakan salah satu bagian dari upaya guru untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di era revolusi industri 4.0 dan era post truth, seorang guru harus mampu bekerja sesuai dengan lingkungan yang serba digital dan menguasai TIK.
“Seorang guru, selain harus memiliki keterampilan literasi keagamaan, literasi sains, literasi kesehatan, dan literasi numerik, tentunya juga harus menguasai keterampilan literasi digital,” ujar Zain.
Zain berharap guru dan tenaga kependidikan madrasah dapat mengikuti program sosialisasi dan pelatihan literasi digital yang digulirkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
“Kompetensi literasi digital guru madrasah menjadi hal penting, karena guru adalah pihak yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Sehingga guru mampu mengawal anak-anak saat berada di dunia digital,” pungkas Dhani.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain mengatakan, penguatan literasi digital bagi guru madrasah merupakan salah satu bagian dari upaya guru untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di era revolusi industri 4.0 dan era post truth, seorang guru harus mampu bekerja sesuai dengan lingkungan yang serba digital dan menguasai TIK.
“Seorang guru, selain harus memiliki keterampilan literasi keagamaan, literasi sains, literasi kesehatan, dan literasi numerik, tentunya juga harus menguasai keterampilan literasi digital,” ujar Zain.
Zain berharap guru dan tenaga kependidikan madrasah dapat mengikuti program sosialisasi dan pelatihan literasi digital yang digulirkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
(mpw)
Lihat Juga :