PAJ dan Universitas YARSI Jalin Kerja Sama Bidang Riset, Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:04 WIB
loading...
PAJ dan Universitas...
Ketua Umum PAJ, Ing. Ir. H. Vidi Galenso Syarief VDI, S. H., M. H. dan Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. jalin kerja sama bidang riset pendidikan dan kesehatan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) terus bergerak aktif. Kali ini, PAJ menjalin kerja sama dengan Universitas YARSI (Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia), Rumah Sakit Umum YARSI serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut YARSI.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan kedua belah pihak pada Senin (11/10) di Ruang Senat Akademi Universitas YARSI , antara Ketua Umum Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ), Ing. Ir. H. Vidi Galenso Syarief VDI, S. H., M. H. dan Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.

Baca juga: Seleksi Guru PPPK Tahap II Segera Dibuka, Pendaftaran Akun di Portal SSCASN

Dalam sambutannya, Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. mengatakan, kerja sama ini sangat bersejarah. "Ini sangat bersejarah karena momennya lahir di masa pandemi Covid-19," ucapnya dalam keterangan pers, Selasa (12/10/2021).

Fasli Jalal berharap, realisasi webinar ini dapat segera ditindaklanjuti. "Kita berharap, webinar-webinar ini segera tindaklanjuti," ujarnya.

Kerja sama PAJ dengan Universitas YARSI direalisasikan dalam bentuk riset atau penelitian. "Kemudian, kerja sama riset dengan beberapa perguruan tinggi di sana (Jerman)," imbuhnya.

Baca juga: Ini Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dari Dosen Psikologi Unair

Yang berarti, kata profesor, akan ada pertukaran dosen dan mahasiswa. "Kita akan lihat apakah ini pada akhirnya bisa juga 'double degree' (program kembaran atau gelar ganda)," urai rektor.

Kembali ke Fasli Jalal, intinya, kerja sama ini adalah riset untuk kemajuan masyarakat dan industri serta lainnya dalam bingkai tri dharma perguruan tinggi.

Saat ini Universitas YARSI sudah bekerja sama dengan sejumlah universitas ternama di luar negeri di antaranya dengan Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia dan beberapa universitas negara-negara Islam lainnya.

Ketua Umum Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ), Ing. Ir. H. Vidi Galenso Syarief VDI, S. H., M. H. dalam sambutannya mengatakan, selama 30 tahun PAJ berdiri, belum ada yang merasakan kehadirannya.

"Maka dari itu, di kepengurusan saya yang baru 10 bulan ini, saya membuat MoU dengan beberapa institusi salah satunya yang terbaru ini adalah dengan YARSI. Saya menyadari, PAJ belum menjadi organisasi internasional. Karena, kita baru punya 12 cabang di Indonesia," ucap Vidi.

Vidi menjelaskan, kerja sama dengan YARSI ini meliputi tiga ruang lingkup. Pertama, kerja sama bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat, dan pelayanan kesehatan (rumah sakit).

"Kedua, kerja sama dalam pengadaan alat kesehatan buatan Jerman untuk keperluan YARSI. Dan ketiga, kerja sama dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas para pihak sesuai dengan fungsi dan

PAJ, lanjut Vidi, juga akan memfasilitasi Universitas YARSI dengan Pemerintah Jerman. "Supaya kita dapat fasilitas khusus untuk mengantarkan YARSI dengan sejumlah universitas di Jerman. Kami berharap MoU ini akan melahirkan banyak kerja sama antara YARSI dengan institusi pendidikan atau universitas-universitas, kesehatan dan teknologi kesehatan Jerman," tukasnya.

Akhirnya, Vidi pun mengucapkan terima kasih pada semua pihak di YARSI. "Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak. Dan kami bangga bisa bekerjasama dengan YARSI," tutup Vidi.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Rekomendasi
Presiden PKS Dorong...
Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Wisudawan S3 Termuda...
Wisudawan S3 Termuda UGM Ungkap Perjuangan Raih Gelar Doktor, Lulus dengan IPK 3,99
Siswi SMAK Penabur Sabet...
Siswi SMAK Penabur Sabet Medali Perunggu Olimpiade Matematika Internasional 2026
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Segera Ditutup, Hindari Kesalahan Dokumen yang Bikin Gugur
Rakornas ASPIKOM 2026...
Rakornas ASPIKOM 2026 Perkuat Transformasi Pendidikan Ilmu Komunikasi, MNC University Turut Berkontribusi
Rayakan Usia 75 Tahun,...
Rayakan Usia 75 Tahun, PPPK Petra Bangun Petra Christian School di Surabaya Barat
Hadapi Era AI, Wamen...
Hadapi Era AI, Wamen Stella Soroti Tiga Peran Strategis Perguruan Tinggi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved