Lepas 601 Wisudawan Vokasi IPB University, Ini Pesan Rektor Prof Arif Satria
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:38 WIB
loading...
Rektor IPB University Prof Arif Satria. Foto/Dok/IPB
A
A
A
JAKARTA - Sekolah Vokasi IPB University telah melepas 601 wisudawan Tahun Akademik 2021/2022 secara daring. Upacara wisuda ini dibuka secara resmi oleh Rektor IPB University Prof Arif Satria.
Ia turut memberikan selamat kepada seluruh wisudawan . Ia berharap ilmu yang didapatkan selama kuliah di Sekolah Vokasi IPB University dapat bermanfaat. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran Sekolah Vokasi IPB University atas pelayanan terbaiknya bagi para mahasiswa.
Baca juga: Kisah Nurman, Wisudawan Pascasarjana ITS Terbaik yang Meraih IPK 4,00
“Kepada para wisudawan, saya berharap selepas wisuda, Anda dapat terus menjadi pembelajar lincah dan tangkas. Terutama di era perubahan yang penuh dengan ketidakpastian dan kompleks ini. Kemampuan adaptasi perlu dipupuk sejak dini agar dapat terus berbenah dan memiliki mindset yang berkembang,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (14/10/2021)
Pentingnya growth mindset, lanjutnya, diperlukan agar para lulusan dapat menggunakannya sebagai modal perubahan dan bagian di masa depan. Mindset yang terbuka diperlukan agar para lulusan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membuat kehidupan lebih berarti.
Menurutnya, bangsa besar selalu diiringi oleh inovasi unggul. Di dalamnya terdapat berbagai orang yang berfokus pada future practice. Sehingga dapat menjadi pemimpin perubahan. Wisudawan juga diharapkan dapat menjadi pemimpin perubahan dan memiliki kompetensi yang relevan.
Ia turut memberikan selamat kepada seluruh wisudawan . Ia berharap ilmu yang didapatkan selama kuliah di Sekolah Vokasi IPB University dapat bermanfaat. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran Sekolah Vokasi IPB University atas pelayanan terbaiknya bagi para mahasiswa.
Baca juga: Kisah Nurman, Wisudawan Pascasarjana ITS Terbaik yang Meraih IPK 4,00
“Kepada para wisudawan, saya berharap selepas wisuda, Anda dapat terus menjadi pembelajar lincah dan tangkas. Terutama di era perubahan yang penuh dengan ketidakpastian dan kompleks ini. Kemampuan adaptasi perlu dipupuk sejak dini agar dapat terus berbenah dan memiliki mindset yang berkembang,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (14/10/2021)
Pentingnya growth mindset, lanjutnya, diperlukan agar para lulusan dapat menggunakannya sebagai modal perubahan dan bagian di masa depan. Mindset yang terbuka diperlukan agar para lulusan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membuat kehidupan lebih berarti.
Menurutnya, bangsa besar selalu diiringi oleh inovasi unggul. Di dalamnya terdapat berbagai orang yang berfokus pada future practice. Sehingga dapat menjadi pemimpin perubahan. Wisudawan juga diharapkan dapat menjadi pemimpin perubahan dan memiliki kompetensi yang relevan.
Lihat Juga :