Dosen IPB University Teliti Buah Endemik Langka dari Kalsel, Ini Kisahnya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tim Geologi ITB Temukan Fosil Koloni Hewan Purba di Waduk Saguling Bandung Barat
Ketertarikannya pada mangga Kasturi yang tinggi, Dr Deden berhasil mengidentifikasi jenis buah ini secara komprehensif. Identifikasi tersebut dilakukan menggunakan teknologi molekuler terkini dan telah terbit pada jurnal internasional bereputasi Scientific Reports (Nature Publishing Group). Penelitiannya itu mendapat pendanaan Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT).
Berdasarkan marka mikrosatelit dan DNA barcoding, kata Dr Deden, empat jenis kasturi yang telah dikenal masyarakat yaitu Kasturi, Cuban atau Mawar, Pelipisan, dan Pinari. Jenis ini secara jelas pengelompokan dan keragaman genetiknya.
Keragaman genetik mangga ini, lanjutnya, merupakan hasil persilangan antar spesies dan terjadi secara berulang yang diduga dari jenis Mangifera indica dan M. quadrifida.
“Persilangan antar spesies di alam dapat terjadi dengan menghasilkan keragaman tinggi dan dapat dilacak silsilahnya dengan DNA fingerprinting, salah satunya dengan marka mikrosatelit,” tambahnya.
Selain itu, analisis genomik, mahasiswa bimbingan Dr Deden telah mengidentifikasi profil metabolit sekunder dengan GCMS dari keempat jenis Kasturi tersebut. Hasil identifikasi tersebut telah dipresentasikan pada Seminar Internasional ICoBio 2021.
Ketertarikannya pada mangga Kasturi yang tinggi, Dr Deden berhasil mengidentifikasi jenis buah ini secara komprehensif. Identifikasi tersebut dilakukan menggunakan teknologi molekuler terkini dan telah terbit pada jurnal internasional bereputasi Scientific Reports (Nature Publishing Group). Penelitiannya itu mendapat pendanaan Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT).
Berdasarkan marka mikrosatelit dan DNA barcoding, kata Dr Deden, empat jenis kasturi yang telah dikenal masyarakat yaitu Kasturi, Cuban atau Mawar, Pelipisan, dan Pinari. Jenis ini secara jelas pengelompokan dan keragaman genetiknya.
Keragaman genetik mangga ini, lanjutnya, merupakan hasil persilangan antar spesies dan terjadi secara berulang yang diduga dari jenis Mangifera indica dan M. quadrifida.
“Persilangan antar spesies di alam dapat terjadi dengan menghasilkan keragaman tinggi dan dapat dilacak silsilahnya dengan DNA fingerprinting, salah satunya dengan marka mikrosatelit,” tambahnya.
Selain itu, analisis genomik, mahasiswa bimbingan Dr Deden telah mengidentifikasi profil metabolit sekunder dengan GCMS dari keempat jenis Kasturi tersebut. Hasil identifikasi tersebut telah dipresentasikan pada Seminar Internasional ICoBio 2021.
Lihat Juga :