2.179 Siswa se-Indonesia Bertanding pada Kompetisi Sains Nasional 2021
Selasa, 09 November 2021 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Mencintai sains, kata Jumeri, akan membentuk pola pikir manusia untuk lebih runut, sistematis dan rasional. “Ilmu atau sains adalah keistimewaan yang menjadikan manusia unggul terhadap makhluk-makhluk lainnya dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya alam di muka bumi ini,” ujar Jumeri.
Untuk itu melalui kompetisi sains, Dirjen Jumeri mengatakan para peserta KSN 2021 tidak hanya berkompetisi kemampuan sains tetapi diajak untuk menjelajah lebih dalam tentang manfaat sains. “Hal ini akan semakin mendekatkan diri kita kepada kebenaran dan kontekstual yang lebih luas,” ucap Jumeri.
Bidang yang dilombakan pada KSN 2021, untuk tingkat SD/MI ada dua bidang yang dilombakan yaitu Matematika dan IPA dengan masing-masing diikuti oleh 272 peserta. Tingkat SMP/MTs, tiga bidang yang dilombakan yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan masing-masing diikuti oleh 245 peserta.
Selanjutnya, untuk tingkat SMA/MA sembilan bidang yang dilombakan yang dilombakan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian dan Geografi dengan masing-masing diikuti oleh 100 peserta.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Puspresnas, Asep Sukmayadi dalam laporannya menyampaikan para peserta yang mengikuti ajang KSN 2021 telah melalui seleksi tingkat sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi yang telah digelar sejak Juni 2021.
Jumlah peserta didik jenjang SD/MI yang mengikuti KSN di tingkat kabupaten/kota sebanyak 19.590 peserta, jenjang SMP/MTs sebanyak 57.969 peserta, dan jenjang SMA/MA sebanyak 151.347 peserta. Sebanyak 228.906 siswa ini mengikuti seleksi KSN 2021 secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat serta berkoordinasi dengan satuan tugas Covid-19 dan dinas pendidikan setempat.
Terkait mekanisme lomba KSN 2021, Asep Sukmayadi mengatakan semua jenjang dilaksanakan dengan cara menjawab soal baik pilihan ganda maupun isian singkat. Sementara itu, untuk bidang Geografi pada tingkat SMA/MA, selain menjawab pilihan ganda dan isian singkat juga dilakukan ekplorasi dan observasi.
“Semuanya dilaksanakan secara virtual dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran. Tahun kemarin, kita telah berhasil bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, orang tua, keluarga seluruh Indonesia menjaga anak-anak kita mencapai prestasi, mengaktualisasikan mimpinya dengan tetap memegang teguh kejujuran dan integritas sebagai Pelajar Pancasila,” tutur Asep.
Untuk itu melalui kompetisi sains, Dirjen Jumeri mengatakan para peserta KSN 2021 tidak hanya berkompetisi kemampuan sains tetapi diajak untuk menjelajah lebih dalam tentang manfaat sains. “Hal ini akan semakin mendekatkan diri kita kepada kebenaran dan kontekstual yang lebih luas,” ucap Jumeri.
Bidang yang dilombakan pada KSN 2021, untuk tingkat SD/MI ada dua bidang yang dilombakan yaitu Matematika dan IPA dengan masing-masing diikuti oleh 272 peserta. Tingkat SMP/MTs, tiga bidang yang dilombakan yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan masing-masing diikuti oleh 245 peserta.
Selanjutnya, untuk tingkat SMA/MA sembilan bidang yang dilombakan yang dilombakan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian dan Geografi dengan masing-masing diikuti oleh 100 peserta.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Puspresnas, Asep Sukmayadi dalam laporannya menyampaikan para peserta yang mengikuti ajang KSN 2021 telah melalui seleksi tingkat sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi yang telah digelar sejak Juni 2021.
Jumlah peserta didik jenjang SD/MI yang mengikuti KSN di tingkat kabupaten/kota sebanyak 19.590 peserta, jenjang SMP/MTs sebanyak 57.969 peserta, dan jenjang SMA/MA sebanyak 151.347 peserta. Sebanyak 228.906 siswa ini mengikuti seleksi KSN 2021 secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat serta berkoordinasi dengan satuan tugas Covid-19 dan dinas pendidikan setempat.
Terkait mekanisme lomba KSN 2021, Asep Sukmayadi mengatakan semua jenjang dilaksanakan dengan cara menjawab soal baik pilihan ganda maupun isian singkat. Sementara itu, untuk bidang Geografi pada tingkat SMA/MA, selain menjawab pilihan ganda dan isian singkat juga dilakukan ekplorasi dan observasi.
“Semuanya dilaksanakan secara virtual dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran. Tahun kemarin, kita telah berhasil bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, orang tua, keluarga seluruh Indonesia menjaga anak-anak kita mencapai prestasi, mengaktualisasikan mimpinya dengan tetap memegang teguh kejujuran dan integritas sebagai Pelajar Pancasila,” tutur Asep.
Lihat Juga :