Gunakan AI untuk Menghitung, 3 Mahasiswa Unpad Juarai Kompetisi Huawei
Rabu, 10 November 2021 - 08:28 WIB
loading...
Tiga mahasiswa Unpad meraih penghargaan atas penguatan AI untuk menghitung. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Tiga mahasiswa Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad berhasil meraih juara pertama ajang Huawei ICT Competition 2021 kategori Artificial Intelligence. Tim tersebut berhasil meraih juara berkat penguatan artificial intelligence (AI) untuk menjawab soal secara cepat dan tepat.
Ketiganya adalah Victor Wijaya (Teknik Informatika), Zulfan Jauhar Maknuy (Teknik Elektro), dan Freddy Millenia Yusuf (Teknik Elektro). Mereka dibimbing oleh dosen pembimbing Intan Nurma Yulita.
Baca juga: Bangga, 4 Mahasiswa Unpad Ikuti Pengembangan Inovasi di Stanford University
Menurut Victor, sebagaimana dikutip dari website Unpad, pada kompetisi tersebut, tim diminta menyiapkan sistem berbasis AI untuk menjawab soal yang diberikan pada Jumat (29/10/2021) lalu. Jawaban wajib diterima Huawei selambat-lambatnya pada Minggu (31/10/2021) malam.
“Kita diberi soal menghitung tumpukan reinforced bar (rebar) menggunakan AI. Kalau dihitung secara manual akan memakan waktu lama dan rawan terjadi kesalahan,” kata Victor.
Berbekal kemampuan mereka, selama tiga hari, tim berjibaku membuat sistem menghitung tumpukan rebar dari foto. Sistem kemudian berhasil dibuat dan memiliki kemampuan menghitung. Sistem juga mampu memetakan titik-titik tempat rebar tersebut berada.
Baca juga: 10 Beasiswa Kuliah di Korsel yang Bisa Dicoba para Pecinta K-Pop dan Drakor
Ketiganya adalah Victor Wijaya (Teknik Informatika), Zulfan Jauhar Maknuy (Teknik Elektro), dan Freddy Millenia Yusuf (Teknik Elektro). Mereka dibimbing oleh dosen pembimbing Intan Nurma Yulita.
Baca juga: Bangga, 4 Mahasiswa Unpad Ikuti Pengembangan Inovasi di Stanford University
Menurut Victor, sebagaimana dikutip dari website Unpad, pada kompetisi tersebut, tim diminta menyiapkan sistem berbasis AI untuk menjawab soal yang diberikan pada Jumat (29/10/2021) lalu. Jawaban wajib diterima Huawei selambat-lambatnya pada Minggu (31/10/2021) malam.
“Kita diberi soal menghitung tumpukan reinforced bar (rebar) menggunakan AI. Kalau dihitung secara manual akan memakan waktu lama dan rawan terjadi kesalahan,” kata Victor.
Berbekal kemampuan mereka, selama tiga hari, tim berjibaku membuat sistem menghitung tumpukan rebar dari foto. Sistem kemudian berhasil dibuat dan memiliki kemampuan menghitung. Sistem juga mampu memetakan titik-titik tempat rebar tersebut berada.
Baca juga: 10 Beasiswa Kuliah di Korsel yang Bisa Dicoba para Pecinta K-Pop dan Drakor
Lihat Juga :