Bangga, 15 Dosen Indonesia Masuk Daftar 2% Ilmuwan Berpengaruh di Dunia
Rabu, 10 November 2021 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
3. Prof.Ir. Tommy Firman, M.Sc.,Ph.D.
Ada 10 Dosen dari ITB yang masuk ke dalam penghargaan Top 2% World Ranking Scientists, salah satunya adalah Prof. Tommy Firman. Dilansir dari itb.ac.id, Prof.Ir. Tommy Firman, M.Sc.,Ph.D.adalah guru besar Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB.
Prof. Tommy juga merupakan Ketua Kelompok Keahlian (Head of Research Group) di Institut Teknologi Bandung yang aktif dalam berbagai jurnal internasional hingga mencapai penghargaan di bidang perencanaan wilayah dan kota.
Karya penelitian dari Prof. Tommy ini menerima Habibie Award bidang ilmu rekayasa yang sering sekali menjadi referensi berbagai jurnal internasional. Hal ini yang menjadi faktor Prof. Tommy menjadi salah satu Dosen Indonesia, yang masuk daftar 2% ilmuan berpengaruh di dunia.
4. Dr. Eng. Ferry Iskandar, M.Eng
Dilansir dari itb.ac.id, Dr. Ferry Iskandar merupakan Dosen ITB Fakultas Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ahli dalam bidang fisika material elektronik. Dr. Ferry ini mempunyai latar belakang pendidikan S1-S3 di Jepang. Dr. Ferry juga merupakan seorang ilmuwan penemu senyawa kimia fosfor Boron Karbon Oksinitrida (BCNO). Selain itu, Dr. Ferry ini banyak menulis artikel ilmiah yang sering dijadikan refrensi Interntional Scholar
5. Anuraga Jayanegara (Prof., Dr.sc ETH, S.Pt, PgDip, M.Sc)
Prof. Anuraga merupakan Dosen IPB. Dikutip dari fapet.ipb.ac.id, Prof. Anuraga ini ahli dalam bidang Ilmu Nutrisi, dan Teknologi Pakan. Pernah menjadi editorial board berbagai jurnal nasional dan internasional.
6. Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F.
Dari UGM, terdapat 3 dosen yang masuk ke dalam 2% Ilmuwan berpengaruh di dunia. Prof. Dr. Abdul Rohman adalah Guru Besar Fakultas Farmasi UGM dan menjadi Ketua Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Institute for Halal Industry and System (PUI-PT IHIS) UGM. Dikutip dari ugm.ac.id, Prof. Abdul Rohman mencapai target yakni mempunyai jumlah sitasi 1.836, mencapai 28 h-index, mempunyai karya ilmiah sampai 80 Judul.
7. Prof. Muh Aris Marfai
Sedangkan Prof. Muh Aris Marfai merupakan guru besar UGM, bidang Geomorfologi Bencana Fakultas Geografi UGM . Telah membuat 16 h-index, karya ilmiah berjumlah 33, yakni terdapat 13 artikel, 1 book chapter, dan 19 conference paper. Sedangkan jumlah sitasi sebanyak 752 tercatat sejak 2007.
8. Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, , S.T., M.M., M.T.,
Dikutip dari undip.ac.id, ada tiga dosen dari Undip yang masuk ke dalam 2% Ilmuwan berpengaruh di dunia. Prof. Heru merupakan salah guru besar dari Departemen Teknik Kimia, FT Undip. Ia merupakan sosok yang tekun, banyak melakukan penelitian tentang membrane dan membuat karya ilmiah yang sudah banyak diakui.
9. Prof. Dr.-Ing. Ir. H. Hairul Abral
Prof. Hairul Abral, merupakan dosen atau guru besar dari Fakultas Teknik Mesin, Universitas Andalas. Ia merupakan satu-satunya guru besar universitas andalas yang masuk ke dalam Top 2% World Ranking Scientists, yang membuat Rektor Universitas Andalas mengungkapkan kebangaannya, dan menyatakan bahwa peneliti dari Universitas Andalas dapat diakui secara internasional melalui publikasi yang banyak disitasi oleh banyak peneliti di dunia.
Ada 10 Dosen dari ITB yang masuk ke dalam penghargaan Top 2% World Ranking Scientists, salah satunya adalah Prof. Tommy Firman. Dilansir dari itb.ac.id, Prof.Ir. Tommy Firman, M.Sc.,Ph.D.adalah guru besar Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB.
Prof. Tommy juga merupakan Ketua Kelompok Keahlian (Head of Research Group) di Institut Teknologi Bandung yang aktif dalam berbagai jurnal internasional hingga mencapai penghargaan di bidang perencanaan wilayah dan kota.
Karya penelitian dari Prof. Tommy ini menerima Habibie Award bidang ilmu rekayasa yang sering sekali menjadi referensi berbagai jurnal internasional. Hal ini yang menjadi faktor Prof. Tommy menjadi salah satu Dosen Indonesia, yang masuk daftar 2% ilmuan berpengaruh di dunia.
4. Dr. Eng. Ferry Iskandar, M.Eng
Dilansir dari itb.ac.id, Dr. Ferry Iskandar merupakan Dosen ITB Fakultas Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ahli dalam bidang fisika material elektronik. Dr. Ferry ini mempunyai latar belakang pendidikan S1-S3 di Jepang. Dr. Ferry juga merupakan seorang ilmuwan penemu senyawa kimia fosfor Boron Karbon Oksinitrida (BCNO). Selain itu, Dr. Ferry ini banyak menulis artikel ilmiah yang sering dijadikan refrensi Interntional Scholar
5. Anuraga Jayanegara (Prof., Dr.sc ETH, S.Pt, PgDip, M.Sc)
Prof. Anuraga merupakan Dosen IPB. Dikutip dari fapet.ipb.ac.id, Prof. Anuraga ini ahli dalam bidang Ilmu Nutrisi, dan Teknologi Pakan. Pernah menjadi editorial board berbagai jurnal nasional dan internasional.
6. Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F.
Dari UGM, terdapat 3 dosen yang masuk ke dalam 2% Ilmuwan berpengaruh di dunia. Prof. Dr. Abdul Rohman adalah Guru Besar Fakultas Farmasi UGM dan menjadi Ketua Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Institute for Halal Industry and System (PUI-PT IHIS) UGM. Dikutip dari ugm.ac.id, Prof. Abdul Rohman mencapai target yakni mempunyai jumlah sitasi 1.836, mencapai 28 h-index, mempunyai karya ilmiah sampai 80 Judul.
7. Prof. Muh Aris Marfai
Sedangkan Prof. Muh Aris Marfai merupakan guru besar UGM, bidang Geomorfologi Bencana Fakultas Geografi UGM . Telah membuat 16 h-index, karya ilmiah berjumlah 33, yakni terdapat 13 artikel, 1 book chapter, dan 19 conference paper. Sedangkan jumlah sitasi sebanyak 752 tercatat sejak 2007.
8. Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, , S.T., M.M., M.T.,
Dikutip dari undip.ac.id, ada tiga dosen dari Undip yang masuk ke dalam 2% Ilmuwan berpengaruh di dunia. Prof. Heru merupakan salah guru besar dari Departemen Teknik Kimia, FT Undip. Ia merupakan sosok yang tekun, banyak melakukan penelitian tentang membrane dan membuat karya ilmiah yang sudah banyak diakui.
9. Prof. Dr.-Ing. Ir. H. Hairul Abral
Prof. Hairul Abral, merupakan dosen atau guru besar dari Fakultas Teknik Mesin, Universitas Andalas. Ia merupakan satu-satunya guru besar universitas andalas yang masuk ke dalam Top 2% World Ranking Scientists, yang membuat Rektor Universitas Andalas mengungkapkan kebangaannya, dan menyatakan bahwa peneliti dari Universitas Andalas dapat diakui secara internasional melalui publikasi yang banyak disitasi oleh banyak peneliti di dunia.
Lihat Juga :