Cegah Covid-19, Prokes Perkemahan Wirakarya Dikontrol lewat Aplikasi
Kamis, 11 November 2021 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Pada PWN ini, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menjadi pusat acara. Sedangkan pembukaan PWN dilakukan di Jakabaring Sport Center (JSC), Kota Palembang. “Selain dengan aplikasi, panitia juga mewajibkan tes antigen, PCR serta prokes lainnya ke seluruh peserta dan pendamping dari 55 perguruan tinggi,” tandasnya.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diminati Calon Mahasiswa Baru 2021
Gelaran PWN sempat mundur dari rencana semula yakni 20-26 Agustus 2021. Pengunduran ini terkait status Kota Palembang yang pada saat itu masih berstatus PPKM level 4. Kini, setelah Kota Palembang masuk PPKM Level 2, atau risiko rendah penyebaran Covid-19, acara ini baru terlaksana.
Menurut rencana, PWN XV akan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pantun Moderasi Beragama, tercatat sebanyak 20.000 pantun sudah diverifikasi dari 30 ribu pantun yang masuk ke meja panitia.
Perkemahan Wirakarya merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. Perkemahan yang digelar pertama kali pada 1968 ini termasuk salah satu agenda kwartir nasional, yang dapat diselenggarakan oleh instansi lain, seperti Kementerian Agama.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Diminati Calon Mahasiswa Baru 2021
Gelaran PWN sempat mundur dari rencana semula yakni 20-26 Agustus 2021. Pengunduran ini terkait status Kota Palembang yang pada saat itu masih berstatus PPKM level 4. Kini, setelah Kota Palembang masuk PPKM Level 2, atau risiko rendah penyebaran Covid-19, acara ini baru terlaksana.
Menurut rencana, PWN XV akan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pantun Moderasi Beragama, tercatat sebanyak 20.000 pantun sudah diverifikasi dari 30 ribu pantun yang masuk ke meja panitia.
Perkemahan Wirakarya merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. Perkemahan yang digelar pertama kali pada 1968 ini termasuk salah satu agenda kwartir nasional, yang dapat diselenggarakan oleh instansi lain, seperti Kementerian Agama.
(mpw)
Lihat Juga :