Kemendikbudristek Bekali Guru dengan Kemampuan Komunikasi Publik
Jum'at, 12 November 2021 - 22:57 WIB
loading...
Pusdatin Kemendikbudristek berhasil menyelesaikan program pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) 2021. Foto/Dok/Kemendikbudristek
A
A
A
JAKARTA - Digelar sejak April lalu, Pusat Data dan Teknologi Informasi ( Pusdatin ) Kemendikbudristek berhasil menyelesaikan program pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) 2021. Sebagai rangkaian akhir, PembaTIK level 4: Berbagi dan Berkolaborasi digelar untuk membekali guru mahir berkomunikasi.
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah ( Paudikdasmen ) Kemendikbudristek Jumeri berharap program teknis 2021 yang diikuti 80 ribu guru di Indonesia ini dapat meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guru sesuai standar The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Baca juga: Ini Jadwal Terbaru Seleksi Guru PPPK Tahap II, Cek Waktu dan Tahapannya
Sekaligus juga menambah jumlah pengguna portal rumah belajar yang berasal dari kalangan pendidik.
“Melalui program PembaTIK, kita mewujudkan visi Indonesia yaitu Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, demi terciptanya profil Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong dan berkebinekaan global,” katanya melalui siaran pers, Jumat (12/11/2021).
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah ( Paudikdasmen ) Kemendikbudristek Jumeri berharap program teknis 2021 yang diikuti 80 ribu guru di Indonesia ini dapat meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guru sesuai standar The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Baca juga: Ini Jadwal Terbaru Seleksi Guru PPPK Tahap II, Cek Waktu dan Tahapannya
Sekaligus juga menambah jumlah pengguna portal rumah belajar yang berasal dari kalangan pendidik.
“Melalui program PembaTIK, kita mewujudkan visi Indonesia yaitu Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, demi terciptanya profil Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong dan berkebinekaan global,” katanya melalui siaran pers, Jumat (12/11/2021).
Lihat Juga :