Sabet 83 Medali, Jawa Timur Juara Umum Kompetisi Sains Nasional 2021
Sabtu, 13 November 2021 - 14:09 WIB
loading...
Jawa Timur berhasil menjadi juara umum Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021 yang diselenggarakan Puspresnas Kemendikbudristek. Foto/Dok/Kemendikbudristek
A
A
A
JAKARTA - Dengan meraih 83 medali, Jawa Timur berhasil menjadi juara umum Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek. Tercatat Jatim meraih 29 medali emas, 29 medali perak, dan 28 medali perunggu.
“Saya sungguh berbahagia dapat menyapa para siswa terbaik dan bertalenta di bidang sains. Selamat kepada kalian yang selalu berjuang, bersemangat belajar, dan membangun atmosfer positif untuk terus berprestasi walaupun masih berada dalam situasi pandemi dan keterbatasan,” terang Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah ( PAUD Dikdasmen ) melalui siaran pers, Sabtu (13/11/2021).
Baca juga: Membanggakan, 95 Siswa SMK di Kudus Mampu Bikin Film Animasi Ciamik
Melalui KSN, katanya, para peserta sesungguhnya diajak bukan hanya untuk adu kompetensi di bidang sains, tapi diajak untuk menjelajah lebih dalam lagi tentang manfaat dan keindahan dibalik kerumitan sains. “Di masa depan kita akan dituntut untuk lebih dekat dan menguasai sains dan teknologi, di mana kita akan membangun peradaban secara virtual,” ujarnya.
Untuk itu, kepada para peserta, Jumeri berpesan sebagai generasi yang akan membangun Indonesia, para peserta didik harus melompat lebih maju melalui digitalisasi dan kepada semua pihak untuk membangun paradigma baru di dunia pendidikan, baik pendidikan menengah ke bawah maupun pendidikan tinggi.
“Saya sungguh berbahagia dapat menyapa para siswa terbaik dan bertalenta di bidang sains. Selamat kepada kalian yang selalu berjuang, bersemangat belajar, dan membangun atmosfer positif untuk terus berprestasi walaupun masih berada dalam situasi pandemi dan keterbatasan,” terang Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah ( PAUD Dikdasmen ) melalui siaran pers, Sabtu (13/11/2021).
Baca juga: Membanggakan, 95 Siswa SMK di Kudus Mampu Bikin Film Animasi Ciamik
Melalui KSN, katanya, para peserta sesungguhnya diajak bukan hanya untuk adu kompetensi di bidang sains, tapi diajak untuk menjelajah lebih dalam lagi tentang manfaat dan keindahan dibalik kerumitan sains. “Di masa depan kita akan dituntut untuk lebih dekat dan menguasai sains dan teknologi, di mana kita akan membangun peradaban secara virtual,” ujarnya.
Untuk itu, kepada para peserta, Jumeri berpesan sebagai generasi yang akan membangun Indonesia, para peserta didik harus melompat lebih maju melalui digitalisasi dan kepada semua pihak untuk membangun paradigma baru di dunia pendidikan, baik pendidikan menengah ke bawah maupun pendidikan tinggi.
Lihat Juga :