FKUI RSCM Rancang Aplikasi LupusKu untuk para Pejuang Lupus
Senin, 15 November 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ingin Berburu Beasiswa Bank Indonesia, Ini Syarat dan Tahapannya
Tidak jarang terdapat hambatan dalam proses pengobatan seperti kebiasaan pasien yang tidak meminum obat secara rutin. Untuk tujuan pengawasan inilah aplikasi LupusKu dibuat.
“Hal-hal tersebut membuat kami terinspirasi untuk membuat aplikasi ini supaya adik-adik dan keluarga dapat mengenali penyakit Lupus itu seperti apa, gejala atau respon dari pengobatannya sendiri seperti apa,” ujarnya.
Untuk mempergunakan fitur di aplikasi LupusKu, pengguna harus memasukkan data dirinya seperti nama, tanggal lahir, berat dan panjang lahir, serta tanggal diagnosis. Pada fitur Catatan Gejala Harian, anak maupun orang tua dapat mencatat setiap keluhan yang dirasakan secara mandiri untuk kemudian nantinya data tersebut akan diolah oleh aplikasi untuk melakukan pemantauan keadaan pasien.
Melalui data tersebut, aplikasi akan memunculkan notifikasi pengingat hal-hal yang harus dilakukan pasien seperti jadwal kontrol ke dokter, atau notifikasi peringatan untuk segera melakukan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat.
Dalam mencatat perjalanan terapi, pengguna dapat memilih fitur PertumbuhanKu, PemeriksaanKu, PengobatanKu, dan Pelajari. Pada fitur PertumbuhanKu, pengguna dapat mencatat berat badan dan tinggi badan setiap melakukan pengukuran.
Tidak jarang terdapat hambatan dalam proses pengobatan seperti kebiasaan pasien yang tidak meminum obat secara rutin. Untuk tujuan pengawasan inilah aplikasi LupusKu dibuat.
“Hal-hal tersebut membuat kami terinspirasi untuk membuat aplikasi ini supaya adik-adik dan keluarga dapat mengenali penyakit Lupus itu seperti apa, gejala atau respon dari pengobatannya sendiri seperti apa,” ujarnya.
Untuk mempergunakan fitur di aplikasi LupusKu, pengguna harus memasukkan data dirinya seperti nama, tanggal lahir, berat dan panjang lahir, serta tanggal diagnosis. Pada fitur Catatan Gejala Harian, anak maupun orang tua dapat mencatat setiap keluhan yang dirasakan secara mandiri untuk kemudian nantinya data tersebut akan diolah oleh aplikasi untuk melakukan pemantauan keadaan pasien.
Melalui data tersebut, aplikasi akan memunculkan notifikasi pengingat hal-hal yang harus dilakukan pasien seperti jadwal kontrol ke dokter, atau notifikasi peringatan untuk segera melakukan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat.
Dalam mencatat perjalanan terapi, pengguna dapat memilih fitur PertumbuhanKu, PemeriksaanKu, PengobatanKu, dan Pelajari. Pada fitur PertumbuhanKu, pengguna dapat mencatat berat badan dan tinggi badan setiap melakukan pengukuran.
Lihat Juga :