Pembayaran Uang Saku Ribuan Peserta MBKM Terkendala, Nadiem Minta Maaf
Rabu, 17 November 2021 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
“Saya harap pengalaman yang diperoleh bisa bermanfaat bagi kesiapan mahasiswa untuk membangun masa depan yang jaya,” ujarnya.
Baca juga: 14 PTS Terbaik di Indonesia versi QS AUR 2022
Sementara Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, MBKM merupakan program yang pertama kali diluncurkan di Indonesia dalam skala yang begitu besar. Selain itu juga, katanya, program ini merupakan yang pertama kali memberikan kesempatan mahasiswa boleh mengambil kegiatan diluar kampus, mendapat kredit SKS dan juga mendapat gaji sehingga untuk mewujudkannya di lapangan itu tidak semudah yang dibayangkan.
Oleh karena itu, ujarnya, dia mengerti jika ada yang mengajukan komplain atas ketidaksempurnaan yang terjadi di lapangan. “Seperti Pak Nizam bilang kita mohon maaf jika tidak sempurna. Tapi tidak akan sempurna jika kita tidak melakukan perubahan. Setiap semester kita sempurnakan lebih lagi dan ini akan selalu menjadi proses yang terus berjalan. Jadi mohon pengertian dan kesabaran,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada 2 November lalu melalui siaran pers, Kemendikbudristek menyampaikan dari sekitar 12.900 mahasiswa peserta Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) sekitar 11.300 peserta telah menerima pencairan uang saku bulan Agustus dan September 2021 yang dicairkan bertahap sejak 21 Oktober 2021.
Sementara itu, bagi sisa sekitar 1.600 peserta yang belum menerima uang saku bulan Agustus dan September 2021, para peserta masih perlu melengkapi informasi sebagai syarat pencairan agar dapat segera diproses.
Baca juga: 14 PTS Terbaik di Indonesia versi QS AUR 2022
Sementara Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, MBKM merupakan program yang pertama kali diluncurkan di Indonesia dalam skala yang begitu besar. Selain itu juga, katanya, program ini merupakan yang pertama kali memberikan kesempatan mahasiswa boleh mengambil kegiatan diluar kampus, mendapat kredit SKS dan juga mendapat gaji sehingga untuk mewujudkannya di lapangan itu tidak semudah yang dibayangkan.
Oleh karena itu, ujarnya, dia mengerti jika ada yang mengajukan komplain atas ketidaksempurnaan yang terjadi di lapangan. “Seperti Pak Nizam bilang kita mohon maaf jika tidak sempurna. Tapi tidak akan sempurna jika kita tidak melakukan perubahan. Setiap semester kita sempurnakan lebih lagi dan ini akan selalu menjadi proses yang terus berjalan. Jadi mohon pengertian dan kesabaran,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada 2 November lalu melalui siaran pers, Kemendikbudristek menyampaikan dari sekitar 12.900 mahasiswa peserta Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) sekitar 11.300 peserta telah menerima pencairan uang saku bulan Agustus dan September 2021 yang dicairkan bertahap sejak 21 Oktober 2021.
Sementara itu, bagi sisa sekitar 1.600 peserta yang belum menerima uang saku bulan Agustus dan September 2021, para peserta masih perlu melengkapi informasi sebagai syarat pencairan agar dapat segera diproses.
Lihat Juga :