Syafruddin Minta Mahasiswa Al-Azhar Berperan untuk Indonesia
Senin, 29 November 2021 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi jangan ke luar negeri atau Al-Azhar hanya mempelajari ilmu agama, sebab setelah anda kembali ke tanah air akan menghadapi pergumulan yang mungkin berbeda dari apa yang sudah Anda bayangkan hari ini. Saya waktu bertugas di daerah, sering bertemu orang yang belajar ilmu kedokteran menjadi kepala dinas pertanian atau ahli pertanian yang menjadi politikus," ujar Syafruddin dalam keterangan tertulis, Senin, (29/11/2021).
Syafruddin juga mengingatkan bahwa sumber ilmu pengetahuan modern sesungguhnya berasal dari ilmu pengetahuan yang berkembang saat Islam mengusai dan membangun sejarah di muka bumi selama 1.313 tahun. Yakni, pada zaman Islam menguasai tiga emporium, Empirum Bani Umayyah di Syam, Abbasiyah di Baghdad, dan Utsmaniyah.
Sementara itu, KH Amal Fathullah Zarkasyi, KH. Luqman Alhakim Haris Dimyati dan Ustadz Dasad Latief juga menyampaikan pesan dan nasehat kebangsaan.
Pertemuan ini dalam rangka pembinaan, sekaligus mengarahkan bagaimana ke depan peran strategis para alumni Al-Azhar dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa. Mahasiswa Al-Azhar adalah calon ulama dan intelektual muda Indonesia yang sedang studi di Universitas Al-Azhar, mereka berwawasan luas dan berpegang pada wasatiyyat Islam serta nilai-nilai Al-Azhar.
Syafruddin juga mengingatkan bahwa sumber ilmu pengetahuan modern sesungguhnya berasal dari ilmu pengetahuan yang berkembang saat Islam mengusai dan membangun sejarah di muka bumi selama 1.313 tahun. Yakni, pada zaman Islam menguasai tiga emporium, Empirum Bani Umayyah di Syam, Abbasiyah di Baghdad, dan Utsmaniyah.
Sementara itu, KH Amal Fathullah Zarkasyi, KH. Luqman Alhakim Haris Dimyati dan Ustadz Dasad Latief juga menyampaikan pesan dan nasehat kebangsaan.
Pertemuan ini dalam rangka pembinaan, sekaligus mengarahkan bagaimana ke depan peran strategis para alumni Al-Azhar dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa. Mahasiswa Al-Azhar adalah calon ulama dan intelektual muda Indonesia yang sedang studi di Universitas Al-Azhar, mereka berwawasan luas dan berpegang pada wasatiyyat Islam serta nilai-nilai Al-Azhar.
(mpw)
Lihat Juga :