4 Jurusan Kuliah yang Dianggap Santai dan Seringkali Disepelekan

Senin, 29 November 2021 - 22:55 WIB
loading...
4 Jurusan Kuliah yang...
Jurusan pariwisata. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Empat Jurusan kuliah yang dianggap Santai dan seringkali disepelakan ini ternyata memiliki peminat yang tidak sedikit loh. Bagi siswa-siswi yang baru saja lulus dari bangku SMA/SMK, rata-rata akan memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah. Calon mahasiswa akan menentukan terlebih dahulu jurusan yang akan diambil.

Ada beberapa faktor para calon mahasiswa memilih jurusan kuliah, yakni keinginan berdasarkan minat bakat, mengikuti teman, keinginan orang tua, asal pilih karena tidak tahu ingin memilih jurusan apa. Ada berbagai macam jurusan kuliah yang dapat diambil oleh calon mahasiswa.

Baca juga: Tips Sukses Meniti Karier di Dunia Kerja yang Perlu Mahasiswa Tahu

Jurusan kuliah di masyarakat kerap kali mendapatkan pandangan yang berbeda-beda. Ada jurusan-jurusan kuliah tertentu yang dianggap keren, diminati banyak sehingga susah untuk bersaing mendapatkan jurusan tersebut. Tapi, ada beberapa jurusan kuliah yang dianggap santai dan seringkali disepelekan karena dianggap mudah.

Inilah 4 jurusan kuliah yang dianggap santai dan seringkali disepelekan

1. Tata Rias
Jurusan ini berfokus untuk mempelajari bidang keahlian menghias wajah, rambut maupun pakaian. Jurusan ini kerap kali disepelekan, dan dianggap sebagai jurusan kuliah paling santai karena menurut kebanyakan orang, jurusan ini hanya belajar untuk make up yang di mana hal tersebut merupakan hal mudah.

Selain itu, karena banyaknya stigma yang menganggap bahwa jurusan ini hanya belajar soal bagaimana cara mempoles wajah, rambut, dan pakaian, sehingga banyak opini yang mengatakan lebih baik belajar sendiri lewat tutorial daripada bayar mahal untuk biaya kuliah tata rias.

2. Pariwisata
Tidak sedikit loh yang berminat untuk masuk jurusan pariwisata. Di dalam jurusan pariwisata, kamu dapat belajar berbagai hal terkait pariwisata, seperti perhotelan, menajemen tour wisata, dan sebagainya. Tapi, jurusan ini juga kerap kali dianggap sebagai jurusan kuliah yang santai dan disepelekan.

Banyak stigma yang mengklaim bahwa prospek kerja jurusan pariwisata tidak bagus, seperti lulusan pariwisata yang bekerja di hotel hanyak akan dianggap sebagai seorang pelayan tukang beresin kamar hotel, atau hanya sebagai pemandu wisata tour and travel.

3. Pendidikan Jasmani
Jurusan ini ditujukan untuk mahasiswa yang ingin menjadi tenaga keolahragaan atau guru pendidikan jasmani di sekolah. Pendidikan ini dianggap santai karena umumnya akan lebih banyak mempelajari praktek dibandingkan teori. Selain itu, olahraga dianggap sebagai sesuatu yang mudah, jadi bisa dipelajari dengan santai.

Prospek kerja menjadi guru olahraga juga kerap kali disepelekan karena dianggap sebagai pelajaran yang kurang penting. Olahraga dapat dilakukan di mana saja dan dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan guru olahraga di sekolah.

Di sisi lain, banyaknya stigma yang memandang sebelah mata jurusan pendidikan jasmani juga karena, rata-rata guru olahraga di setiap sekolah mengajar dengan santai, dan materi yang diberikan cenderung mudah.

4. Ilmu Sejarah
Selain jurusan-jurusan di atas, jurusan ilmu sejarah juga menjadi salah satu jurusan kuliah yang dianggap santai, dan seringkali disepelekan. Mahasiswa yang mengambil jurusan ini mempunyai prospek kerja menjadi guru sejarah di sekolah. Hal itu dianggap santai dan mudah, karena sejarah pada dasarnya hanya butuh membaca buku agar mengetahui peristiwa-peristiswa sejarah yang telah terjadi.

Jadi, itulah 4 Jurusan kuliah yang dianggap santai, dan seringkali disepelekan. Pada dasarnya, setiap orang mempunyai cita-cita dan keinginan sendiri. Kita tidak dapat memaksakan sesuatu terhadap orang lain.

Semua jurusan kuliah mempunyai kesulitan dan kemudahannya tersendiri, tinggal bagaimana kita menghadapinya saja.

(MG04-Bunaya Putri Zulfikar)
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved