Para Pakar UI Teliti Obat Herbal Alternatif Covid-19, Ini Hasilnya

Senin, 27 Desember 2021 - 21:44 WIB
loading...
Para Pakar UI Teliti...
Tim peneliti dari FTUI melakukan penelitian terkait obat-obatan alternatif Covid-19 dengan menggunakan pendekatan bioinformatika. Foto/Dok/Humas UI
A A A
DEPOK - Tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( FTUI ) melakukan penelitian terkait obat-obatan alternatif Covid-19 dengan menggunakan pendekatan bioinformatika. Indonesia memiliki potensi dari berbagai bahan herbal yang zat aktifnya telah diprediksi mampu menghambat aktivitas virus Covid.

Penelitian terkait obat-obatan alternatif Covid-19 dengan menggunakan pendekatan bioinformatika dimotori Dr.Eng. Muhamad Sahlan, S.Si., M.Eng., Habiburrahman Zulfikri, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Kenny Lischer, S.T., M.T.

Baca juga: 5 Beasiswa Luar Negeri Paling Diminati Pelajar Indonesia dan Dunia

Salah satu studi kasus riset yang telah dilaksanakan di FTUI adalah penelitian propolis asli Indonesia yang telah dilakukan mulai dari identifikasi senyawa alam hingga screening senyawa propolis melalui pendekatan bioinformatika.

“Dengan menggunakan pendekatan bioinformatika, kita dapat melakukan screening terhadap berbagai macam zat yang terkandung dalam bahan-bahan herbal. Screening dilakukan dengan memfokuskan pada target surface protein dari Covid-19. Kami dapati bahwa pendekatan molecular docking dan molecular dynamic merupakan dua pendekatan yang pas untuk mengeksplorasi kemungkinan pola interaksi molekul antara reseptor dengan ligan,” kata Dr. Sahlan dalam keterangan pers, Senin (27/12/2021).

Molecular docking merupakan proses simulasi untuk memprediksi apakah dan bagaimana suatu protein dapat berinteraksi dengan suatu molekul (ligan). Sementara, molecular dynamic adalah metode simulasi yang menganalisis perpindahan fisik dari suatu molekul.

Baca juga: Selain Presiden Jokowi, Ini Sederet Pejabat Tinggi Lulusan UGM

Dalam kaitannya dengan eksplorasi senyawa berkhasiat untuk Covid-19, ligan merupakan kandidat senyawa yang dapat dipakai untuk melihat interaksinya dengan salah satu target protein pada virus Covid-19. Sementara, reseptor adalah bagian protein dari virus Covid-19 yang memiliki kemungkinan untuk berinteraksi dengan kandidat senyawa (ligan).

“Melalui penelitian ini, kami menemukan beberapa senyawa yang terindikasi memiliki potensi berinteraksi dengan virus Covid-19. Meskipun pendekatan memiliki potensi dalam pengembangan obat alternatif, akan tetapi belum banyak ahli yang mendalaminya. Hal ini yang menginspirasi tim FTUI untuk melaksanakan pelatihan dengan tema 'Bioprospek Zat Alam untuk Covid-19 Melalui Pendekatan In-Silico'. Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memperkenalkan dan mendorong pengembangan riset obat alternatif Covid-19 melalui kedua pendekatan bioinformatika di atas,” ujar Dr. Habiburrahman.

Pelatihan ini dilaksanakan pada 26 November 2021, dihadiri oleh 84 peserta secara daring dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian dari dalam dan luar negeri. Dengan moderator Dr. Kenny Lischer, tim FTUI menyampaikan dua materi presentasi, yakni 'Bioprospek Zat Alam Indonesia untuk Covid-19 Melalui Pendekatan Bioinformatic' disampaikan oleh Dr.Eng. Muhamad Sahlan, dan Habiburrahman Zulfikri, Ph.D. menyampaikan materi berjudul 'The Role of Molecular Docking and Molecular Dynamics in Drug Discovery'.

“Pelatihan ini adalah salah satu bentuk upaya meningkatkan kemampuan para peneliti Indonesia terutama terkait penelitian menggunakan pendekatan bioinformatika. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dunia penelitian Indonesia dapat mengakselerasi pengembangan senyawa potensial asal Indonesia yang berkhasiat untuk alternatif obat Covid-19,” ungkap Dr. Kenny.

Covid-19 merupakan penyakit yang ditandai dengan gejala batuk kering, demam, hingga kesulitan bernafas pada penderitanya. Mudahnya penularan penyakit ini mengakibatkan sulitnya memutus rantai penyebaran Covid-19. Meskipun saat ini angka penderita di Indonesia terus menurun, munculnya varian baru Covid-19 diduga akan dapat memicu kenaikan pasien Covid-19 di Indonesia. Hingga kini, Indonesia telah mencatatkan 4.26 juta penderita Covid-19 dengan 144.000 (3.38%) orang meninggal dunia.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Lolos SNBT UI 2026?...
Lolos SNBT UI 2026? Ini Tahapan Daftar Ulang, Pra Registrasi hingga Pengajuan UKT
20 Universitas dan Politeknik...
20 Universitas dan Politeknik Paling Diminati di SNBT 2026, UI dan Polban Favorit
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Rekomendasi
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved