PTM Dibuka 100%, Orang Tua: Alhamdulillah, Tensi Darah Bisa Kembali Normal
Senin, 03 Januari 2022 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Terkait ada varian Omicron, Diana merasa tidak terlalu khawatir karena telah menerapkan prokes kepada anaknya sebelum berangkat hingga pulang sekolah.
"Kita lebih waspada aja semua memakai masker bawa hand sanitizer ke sekolahan menjaga jarak, bawa makanan di rumah minuman,"kata dia.
"Mudah-mudahan diteruskan jangan diberhentikan lagi, biar anak-anak lebih pintar. Klau belajar di sekolah lebih pintar lebih jelas diterangkan oleh guru,"ungkapnya.
Senada dengan,Ernasari (36) asal Klender yang ditemui MNC Portal saat pulang bersama anaknya Vanessa Aliya Madina (9) kelas 3 di SDN Klender 13. Ernasari turut senang atas dibukanya PTM secara berkelanjutan. Menurutnya, anak lebih mudah diajar oleh guru dibandingkan oleh orang tua dengan segudang kesibukan di rumah.
"Perasannya senang karena anak-anak mungkin bisa dididik secara langsung dari gurunya. Jadi bisa kenal lebih dekat juga dan gurunya bisa mendidik langsung kepada muridnya,"ujar dia.
Ia mengaku lebih memilih sekolah dibuka 100% dibandingkan sekolah online. Mengingat kadangkala anak suka bermalas-malasan dan tidak termotivasi jika belajar di rumah.
"Kita lebih waspada aja semua memakai masker bawa hand sanitizer ke sekolahan menjaga jarak, bawa makanan di rumah minuman,"kata dia.
"Mudah-mudahan diteruskan jangan diberhentikan lagi, biar anak-anak lebih pintar. Klau belajar di sekolah lebih pintar lebih jelas diterangkan oleh guru,"ungkapnya.
Senada dengan,Ernasari (36) asal Klender yang ditemui MNC Portal saat pulang bersama anaknya Vanessa Aliya Madina (9) kelas 3 di SDN Klender 13. Ernasari turut senang atas dibukanya PTM secara berkelanjutan. Menurutnya, anak lebih mudah diajar oleh guru dibandingkan oleh orang tua dengan segudang kesibukan di rumah.
"Perasannya senang karena anak-anak mungkin bisa dididik secara langsung dari gurunya. Jadi bisa kenal lebih dekat juga dan gurunya bisa mendidik langsung kepada muridnya,"ujar dia.
Ia mengaku lebih memilih sekolah dibuka 100% dibandingkan sekolah online. Mengingat kadangkala anak suka bermalas-malasan dan tidak termotivasi jika belajar di rumah.
Lihat Juga :