Mengenal 10 Peluang Karier Jurusan Farmasi dan Kisaran Gajinya
Senin, 10 Januari 2022 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
2. Dunia pendidikan
Lulusan jurusan farmasi yang ingin bekerja di dunia pendidikan juga banyak. Misalnya menjadi guru atau pun dosen yang fokus di mata kuliah jurusan farmasi. Bagi yang ingin menjadi dosen, harus menempuh pendidikan minimal S2 dulu.
Besaran gaji pada umumnya tergantung dari jam mengajar, namun kira-kira sekitar Rp4 juta per bulan tanpa tunjangan dan lain sebagainya.
3. Lembaga Pemerintah
Peluang lainnya adalah bekerja di lembaga pemerintahan. Misalnya di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bagi yang ingin bekerja di BPOM, kisaran gaji yang akan didapat adalah Rp2,5 juta hingga Rp16,5 juta per bulannya tergantung dengan jabatan yang diemban.
4. Pengusaha
Siapa bilang mahasiswa lulusan farmasi tidak bisa menjadi pengusaha? Dengan bekal ilmu yang dimiliki, lulusan farmasi bisa membuka apotek sendiri. Untuk membuka apotek, perhatikan beberapa syarat khusus dalam pendirian izinnya.
5. Peneliti Farmasi
Menjadi seorang peneliti farmasi merupakan salah satu bagian dari prospek kerja farmasi di Indonesia. Melimpahnya tanaman obat di Indonesia bisa menjadi subjek penelitian lulusan farmasi.
Bekerja di LIPI juga bisa menjadi pilihan menarik. Kisaran pendapatan yang akan didapatkan sebagai seorang peneliti di bidang farmasi yaitu sekitar Rp6 juta.
6. Bekerja di sektor swasta
Ada banyak perusahaan swasta yang bergerak di bidang farmasi yang tertarik merekrut lulusan farmasi. Pilihlah divisi yang cocok dengan skill dan kemampuanmu . Untuk penghasilan yang bisa didapat oleh lulusan farmasi yang bekerja di sektor swasta dimulai dari Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulannya.
7. Rumah sakit, apotek, dan laboratorium klinik
Bidang utama yang memberikan kesempatan besar bagi lulusan farmasi ada pada bidang layanan kesehatan misalnya rumah sakit, apotek dan juga laboratorium klinik.
Untuk menjadi seorang apoteker profesional lulusan farmasi wajib mengambil pendidikan profesi apoteker selama 2 semester dengan jangka waktu 1 tahun.
Lulusan jurusan farmasi yang ingin bekerja di dunia pendidikan juga banyak. Misalnya menjadi guru atau pun dosen yang fokus di mata kuliah jurusan farmasi. Bagi yang ingin menjadi dosen, harus menempuh pendidikan minimal S2 dulu.
Besaran gaji pada umumnya tergantung dari jam mengajar, namun kira-kira sekitar Rp4 juta per bulan tanpa tunjangan dan lain sebagainya.
3. Lembaga Pemerintah
Peluang lainnya adalah bekerja di lembaga pemerintahan. Misalnya di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bagi yang ingin bekerja di BPOM, kisaran gaji yang akan didapat adalah Rp2,5 juta hingga Rp16,5 juta per bulannya tergantung dengan jabatan yang diemban.
4. Pengusaha
Siapa bilang mahasiswa lulusan farmasi tidak bisa menjadi pengusaha? Dengan bekal ilmu yang dimiliki, lulusan farmasi bisa membuka apotek sendiri. Untuk membuka apotek, perhatikan beberapa syarat khusus dalam pendirian izinnya.
5. Peneliti Farmasi
Menjadi seorang peneliti farmasi merupakan salah satu bagian dari prospek kerja farmasi di Indonesia. Melimpahnya tanaman obat di Indonesia bisa menjadi subjek penelitian lulusan farmasi.
Bekerja di LIPI juga bisa menjadi pilihan menarik. Kisaran pendapatan yang akan didapatkan sebagai seorang peneliti di bidang farmasi yaitu sekitar Rp6 juta.
6. Bekerja di sektor swasta
Ada banyak perusahaan swasta yang bergerak di bidang farmasi yang tertarik merekrut lulusan farmasi. Pilihlah divisi yang cocok dengan skill dan kemampuanmu . Untuk penghasilan yang bisa didapat oleh lulusan farmasi yang bekerja di sektor swasta dimulai dari Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulannya.
7. Rumah sakit, apotek, dan laboratorium klinik
Bidang utama yang memberikan kesempatan besar bagi lulusan farmasi ada pada bidang layanan kesehatan misalnya rumah sakit, apotek dan juga laboratorium klinik.
Untuk menjadi seorang apoteker profesional lulusan farmasi wajib mengambil pendidikan profesi apoteker selama 2 semester dengan jangka waktu 1 tahun.
Lihat Juga :