Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Unkris Terjunkan Mahasiswa ke Dunia Kerja

Senin, 10 Januari 2022 - 23:45 WIB
loading...
Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Unkris Terjunkan Mahasiswa ke Dunia Kerja
Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono. M.SiP., CIQaR saat MoU kerja sama dengan Desa Suntenjaya, Maribaya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Senin (10/1/2021).
A A A
JAKARTA - Universitas Krisnadwipayana ( Unkris ) mengimplementasikan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Unkris sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi memiliki tanggungjawab untuk mendukung program MBKM.

"Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke tengah masyarakat atau dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan," kata Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono. M.SiP., CIQaR saat MoU kerja sama dengan Desa Suntenjaya, Maribaya Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (10/1/2021).

Baca juga: Ini Rincian Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran di 6 PTN Favorit

Kerja sama Unkris dan Desa Suntenjaya menjadi bagian dari implementasi program MBKM Kemendikbudristek guna membantu menggali potensi ekonomi pedesaan.

Sebelum dilakukan penandatanganan MoU, para alumni dari Krisnapala (Krisnadwipayana pencinta alam) telah melakukan penjajakan kerja sama. Para alumni bahkan telah membangun sebuah mushola di kaki Gunung Bukit Tunggal, Bumi Perkemahan Taman Bincarung Kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, setahun yang lalu.

Kepala Desa Suntenjaya Asep Wahono menjelaskan, Desa Suntenjaya sejak 2018 ditetapkan sebagai Desa Wisata. Sebagai desa wisata, tentunya potensi-potensi yang ada perlu terus dioptimalkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca juga: Riset UNY, Tanaman Herbal Ini Ampuh Musnahkan Larva Nyamuk Penyebab DBD

“Kehadiran kalangan perguruan tinggi dalam hal ini dosen dan mahasiswa Unkris dapat membantu masyarakat menggali potensi yang ada di desa ini,” kata Asep Wahono.

Baginya, Unkris bukanlah lembaga pendidikan tinggi yang baru dikenal masyarakat Desa Suntenjaya. Jauh sebelumnya Unkris telah hadir ke Desa Suntenjaya melalui program yang digagas Krisnapala dan Himpunan Alumni Arsitektur Unkris atau Himaya.

Namun kehadiran jajaran pimpinan Unkris kali ini, selain mempererat silaturahmi juga memberikan kepastian kerja sama lebih lanjut sehingga program yang ada dapat berkesinambungan. Asep Wahono menyebut banyak potensi yang dimiliki Desa Suntenjaya yang dapat dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan warga.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2402 seconds (10.101#12.26)