7 Cara Ajari Anak SD Belajar Berhitung Cepat dan Efektif

Selasa, 11 Januari 2022 - 21:00 WIB
loading...
7 Cara Ajari Anak SD...
Anak sekolah dasar belajar berhitung. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Orang tua perlu mengetahui bahwa belajar berhitung terkadang sulit dilakukan oleh anak-anak. Terutama anak yang masih duduk di kelas 1,2 dan 3. Bimbingan dari orang tua dan guru pun diperlukan untuk mengajari mereka berhitung di usia yang masih terbilang dini itu.

Belajar berhitung anak SD atau anak usia dini tentu akan berbeda dalam hal waktu dan strategi dengan anak yang sudah duduk di bangku sekolah yang lebih tinggi. Jadi, selalu usahakan untuk dampingi anak saat belajar berhitung dan sesuaikan dengan kemampuan mereka masing-masing.



Melansir dari laman Zenius di zenius.ac.id, berikut ini rekomendasi 7 cara untuk mengajari anak belajar berhitung cepat dan mengasyikkan.

1. Berhitung menggunakan jari
Orang tua maupun guru pasti sudah tahu kalau berhitung menggunakan jari dapat dikatakan sebagai salah satu metode atau cara berhitung cepat yang sederhana namun paling efektif.

Menghitung menggunakan jari dapat membantu anak menyelesaikan persoalan Matematika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Cara ini juga dapat mengaktifkan otak anak karena mereka dapat belajar sambil menggerakkan bagian tubuh yang lain.

2. Menghitung hal yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari
Cara selanjutnya dalam mengajar anak belajar berhitung adalah kaitkan dengan kebutuhan harian.

Sebagai contoh, saat mengajak anak berbelanja ke pasar atau ke supermarket, tanyakan berapa jumlah setiap barang yang telah dibeli, berapa total harganya, berapa jumlah barang tertentu (buah, sayur, minuman, dan sebagainya) yang ada di dalam keranjang belanja atau rak.

Kemudian, contoh cara mengajari anak berhitung yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari lainnya adalah saat memasak atau membuat teh atau kopi. Bapak atau Ibu dapat menanyakan pada anak berapa sendok gula yang diperlukan untuk membuat satu gelas teh.

Atau, saat memasak nasi, berapa kg beras yang perlu dimasak agar semua anggota keluarga mendapatkan bagian yang sama. Dengan mengaitkan pelajaran berhitung dengan kehidupan sehari-hari, tentu akan menjadi salah satu cara belajar berhitung cepat dan mudah karena anak-anak dapat mempraktikkannya secara langsung.

3. Belajar melalui permainan dan roleplay
Belajar berhitung anak SD atau anak usia dini harus dibarengi dengan sesuatu yang menyenangkan dan mampu membuat mereka termotivasi. Jadi, orang tua atau guru dapat menyediakan beberapa permainan yang berkaitan dengan hitung-menghitung.

Contoh permainan yang dapat menstimulasi anak untuk belajar menghitung adalah congklak, ular tangga, monopoli, dan mainan tebak-tebakan angka. Dengan melakukan permainan tersebut, secara tidak langsung anak telah diajarkan berhitung.

Selain melalui permainan-permainan tersebut, juga bisa melakukan permainan peran atau roleplay, seperti bermain peran penjual dan pembeli.

Dalam roleplay, orang tua atau pun guru dapat berperan menjadi pedagang dan anak akan menjadi pembeli. Anak akan belajar berhitung saat membayar barang yang akan mereka beli, seperti apakah uang yang mereka miliki cukup untuk membayar barang-barang tersebut.

4. Menggunakan nyanyian angka
Cara mengajari anak belajar berhitung selanjutnya adalah melalui nyanyian angka, seperti lagu “Balonku Ada Lima” dan “Satu-satu Aku Sayang Ibu”.

Menggunakan lagu akan menjadi salah satu cara belajar berhitung cepat bagi anak karena biasanya mereka akan lebih mudah menghapal lirik nyanyian. Selain itu, anak juga biasanya merasa lebih senang dan bersemangat saat mereka diberi kesempatan untuk bernyanyi.

Sehingga, dengan menggunakan nyanyian angka, anak akan lebih mudah dalam memahami konsep berhitung.

5. Gunakan aplikasi belajar menghitung
Tentunya, di era saat ini, di mana teknologi sudah semakin canggih, orang tua atau guru dapat dengan mudah menemukan berbagai macam aplikasi yang bisa membantu anak belajar berhitung.

Zenius juga memiliki aplikasi belajar edukatif dan interaktif bernama ZeniusLand yang dapat digunakan untuk mengajari anak cara berhitung cepat dan asyik bersama karakter favorit mereka.



6. Belajar melalui film atau video
Menggunakan film atau video yang tentunya memiliki konten materi mengenai hitung-menghitung juga bisa menjadi salah satu cara mengajari anak berhitung dengan asyik dan menarik.

Pada channel YouTube-nya, Zenius juga memiliki beberapa konten animasi yang bisa digunakan dalam sebagai acuan dalam mengajari anak cara berhitung cepat.

Melalui film atau video pembelajaran, anak akan lebih mudah dalam belajar berhitung karena mereka dapat melihat visualisasi berupa gambar atau video yang bisa membuat mereka mengingat materi lebih cepat dan tahan lama.

7. Menghitung sambil membaca buku
Perlu diketahui kalau membaca buku juga dapat membantu anak dalam belajar hitung-menghitung karena kemampuan berbahasa dapat mempengaruhi kemampuan berhitung anak.

Dengan demikian, buku yang berisi tentang perhitungan juga bisa dipakai sebagai media pembelajaran sehingga nanti anak dapat membaca buku sambil belajar berhitung. Agar lebih menarik, bisa memilih buku berhitung yang berisikan gambar.

Demikian beberapa cara mengajari anak belajar berhitung rekomendasi dari Zenius yang dapat diterapkan di rumah. Namun, perlu diingat bahwa jangan pernah memaksa anak khususnya yang masih berada di usia dini atau masih duduk di bangku SD kelas 1, 2, dan 3 untuk dapat berhitung dengan cepat.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Profil SDN Prayitna...
Profil SDN Prayitna Praya, Sekolah Emil Audero Sebelum jadi Kiper Kelas Dunia di Italia
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar, MNC Bank Gelar Program Renovasi dan Literasi Keuangan
Syarat Usia SPMB 2025...
Syarat Usia SPMB 2025 untuk Siswa SD, Umur 5 Tahun Bisa Daftar dengan Syarat Ini
Green School MNC Peduli...
Green School MNC Peduli dan MNC Land di SDN Babakan Kencana Dorong Kesadaran Lingkungan sejak Dini
SD di Nias Viral karena...
SD di Nias Viral karena Tidak Ada Guru, Mendikdasmen akan Rekrut Relawan Pendidikan
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Rumah Dinas Guru untuk SD di Nias yang Viral
Viral, SD di Nias Sebulan...
Viral, SD di Nias Sebulan Tidak Belajar karena Tidak Ada Guru
KJP Plus Januari 2025...
KJP Plus Januari 2025 Sudah Cair, Cek Rekeningmu Sekarang!
Cara Mencairkan PIP...
Cara Mencairkan PIP Kemdikbud, Lengkap dengan Syarat yang Harus Dipenuhi
Rekomendasi
Jualan Gold Card Rp83...
Jualan Gold Card Rp83 Miliar untuk Jadi Warga AS, Trump Pede Lunasi Utang USD36 Triliun
Tak Terbukti Curang,...
Tak Terbukti Curang, Tia Rahmania Dapat Dukungan Warga Dapil Banten 1
Canggih, Perusahaan...
Canggih, Perusahaan Ekspedisi Ini Hadirkan CEO Virtual di Indonesia
Kapolres Depok Ungkap...
Kapolres Depok Ungkap Dalang Pembakaran Mobil Polisi Tak Kooperatif saat Diperiksa
Ketua Umum PBNU: Paus...
Ketua Umum PBNU: Paus Fransiskus Pengasuh dan Pembela Kemanusiaan
Dibantu China, Nissan...
Dibantu China, Nissan Bakal Balik ke Rusia
Berita Terkini
Sinopsis Buku RA Kartini...
Sinopsis Buku RA Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang, Simak Yuk
5 jam yang lalu
Beasiswa Garuda 2025...
Beasiswa Garuda 2025 Diluncurkan, Kuliah S1/D4 Gratis dan Ada Uang Saku Bulanan
6 jam yang lalu
Jalur SMMPTN Barat 2025...
Jalur SMMPTN Barat 2025 Dibuka 4 Mei, Ini Persyaratan dan Jadwal Selengkapnya
7 jam yang lalu
Riwayat Pendidikan Pemimpin...
Riwayat Pendidikan Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskus yang Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun
8 jam yang lalu
10 Ucapan Hari Kartini...
10 Ucapan Hari Kartini untuk Acara Sekolah, Penuh Makna
9 jam yang lalu
Pemprov Jakarta dan...
Pemprov Jakarta dan Sumbar Teken LOI Bidang Pendidikan dengan Malaysia
10 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Keji Israel Membunuh...
5 Cara Keji Israel Membunuh Pemimpin Hamas dan Hizbullah
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved