Kurangi Kecanduan Gawai pada Anak, Mahasiswa UNY Inisiasi Permainan Tradisional
Selasa, 25 Januari 2022 - 22:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 3 Mahasiswa UI Juara Desain Rumah Susun Transisi di Kompetisi Internasional
Sedangkan sulamanda mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kemampuan menyusun strategi yang baik, melepaskan emosi anak, dan melatih anak belajar berkelompok. Untuk memberikan materi pelatihan Agnes menggunakan metode Whatsapp group, google meet, dan google drive.
Dian Anggraini menambahkan, metode PIPATIC yang memakai konsep pelatihan sebagai metode pelaksanaan digunakan untuk menangani permasalahan perilaku dan kognisi agar sesuai dengan apa yang diinginkan.
PIPATIC yang terdiri dari 4 fase yaitu motivasi, permainan yang mendidik, terapi personal dan regulasi diri dapat dilakukan pada anak usia sekolah karena anak usia sekolah sudah mulai bisa berpikir kritis dan logis, serta mulai mengembangkan strategi pemecahan masalah.
“Pelatihan yang akan dilakukan membantu anak membentuk perspektif dan perilaku anak serta menangani terjadinya ketergantuan gawai sejak dini pada anak usia sekolah” papar Dian. Dalam kegiatan ini tim bekerjasama dengan Forum Anak Berbah.
Akhip Nugroho menjelaskan, dalam materi pelatihan yang diberikan pada siswa diantaranya bahaya bermain gawai secara berlebihan, pengenalan permainan tradisional, pengenalan permainan cinaboy dan sulamanda sekaligus nilai pendidikan karakternya dan diskusi kelompok.
Sedangkan sulamanda mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kemampuan menyusun strategi yang baik, melepaskan emosi anak, dan melatih anak belajar berkelompok. Untuk memberikan materi pelatihan Agnes menggunakan metode Whatsapp group, google meet, dan google drive.
Dian Anggraini menambahkan, metode PIPATIC yang memakai konsep pelatihan sebagai metode pelaksanaan digunakan untuk menangani permasalahan perilaku dan kognisi agar sesuai dengan apa yang diinginkan.
PIPATIC yang terdiri dari 4 fase yaitu motivasi, permainan yang mendidik, terapi personal dan regulasi diri dapat dilakukan pada anak usia sekolah karena anak usia sekolah sudah mulai bisa berpikir kritis dan logis, serta mulai mengembangkan strategi pemecahan masalah.
“Pelatihan yang akan dilakukan membantu anak membentuk perspektif dan perilaku anak serta menangani terjadinya ketergantuan gawai sejak dini pada anak usia sekolah” papar Dian. Dalam kegiatan ini tim bekerjasama dengan Forum Anak Berbah.
Akhip Nugroho menjelaskan, dalam materi pelatihan yang diberikan pada siswa diantaranya bahaya bermain gawai secara berlebihan, pengenalan permainan tradisional, pengenalan permainan cinaboy dan sulamanda sekaligus nilai pendidikan karakternya dan diskusi kelompok.
Lihat Juga :