5.000 Pegawai dan Dosen IPB University Divaksin Booster Covid-19
Minggu, 30 Januari 2022 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Terkait efek samping yang ditimbulkan, dr Naufal menjelaskan bahwa vaksin booster lebih sering menimbulkan efek dibanding vaksin dosis pertama dan kedua. Efek yang biasanya timbul adalah demam, sakit kepala dan pegal linu.
“Gejala yang muncul bervariasi, kadang muncul kadang tidak, tetapi untuk vaksin booster lebih sering yang bergejala, hal tersebut normal karena menandakan vaksin bereaksi untuk membentuk imun tubuh,” tambah dr Naufal.
Ia menambahkan bahwa gejala sering kali muncul 24 jam pasca divaksin dan akan hilang tiga hari pasca vaksin. Supaya yang ditimbulkan tidak berat, dr Naufal menyarankan agar istirahat cukup dan minum air minimal dua liter sehari. Apabila muncul gejala yang mengganggu, seperti demam atau sakit kepala, dapat minum parasetamol untuk mengurangi gejala tersebut.
“Gejala yang muncul bervariasi, kadang muncul kadang tidak, tetapi untuk vaksin booster lebih sering yang bergejala, hal tersebut normal karena menandakan vaksin bereaksi untuk membentuk imun tubuh,” tambah dr Naufal.
Ia menambahkan bahwa gejala sering kali muncul 24 jam pasca divaksin dan akan hilang tiga hari pasca vaksin. Supaya yang ditimbulkan tidak berat, dr Naufal menyarankan agar istirahat cukup dan minum air minimal dua liter sehari. Apabila muncul gejala yang mengganggu, seperti demam atau sakit kepala, dapat minum parasetamol untuk mengurangi gejala tersebut.
(mpw)
Lihat Juga :