Dosen IPB University Bicara Soal Manusia Abad 21 di Forum Internasional
Kamis, 10 Februari 2022 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, untuk menjadi seorang generasi yang “agile learners” seorang mahasiswa harus memiliki keterampilan abad ke 21. Di antaranya keterampilan literasi, yakni bagaimana seorang mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuannya untuk menyelesaikan tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian kompetensi, yakni bagaimana pendekatan mahasiswa untuk menyelesaikan masalah yang kompleks. Terakhir bagaimana seorang mahasiswa dapat mengubah lingkungannya.
Baca juga: Selamat, UB Kampus Terbaik Pertama Kategori Impact Ranking Webometrics 2022
Sebagai perguruan tinggi bereputasi, lanjutnya, IPB University telah merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di masa depan, termasuk berbagai pendekatan pembelajaran yang diterapkan.
“IPB Univeristy menghadirkan atmosfer pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Mengajarkan cara berpikir, nilai, pengetahuan, kemampuan dan sopan santun untuk menghadapi masa depan. Memberikan literasi pengetahuan yang baru dan luas. Membangun skill dan kompetensi mahasiswa. Serta menumbuhkan karakter integritas, nasionalisme, dan kepekaan sosial kepada mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan kampus terkait kebebasan belajar dan kemandirian memungkinkan mahasiswa untuk belajar sesuai dengan potensi dan bakatnya menuju masa depan. “Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, dosen harus berperan secara fleksibel menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa di masa depan,” tandasnya.
Baca juga: Selamat, UB Kampus Terbaik Pertama Kategori Impact Ranking Webometrics 2022
Sebagai perguruan tinggi bereputasi, lanjutnya, IPB University telah merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di masa depan, termasuk berbagai pendekatan pembelajaran yang diterapkan.
“IPB Univeristy menghadirkan atmosfer pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Mengajarkan cara berpikir, nilai, pengetahuan, kemampuan dan sopan santun untuk menghadapi masa depan. Memberikan literasi pengetahuan yang baru dan luas. Membangun skill dan kompetensi mahasiswa. Serta menumbuhkan karakter integritas, nasionalisme, dan kepekaan sosial kepada mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan kampus terkait kebebasan belajar dan kemandirian memungkinkan mahasiswa untuk belajar sesuai dengan potensi dan bakatnya menuju masa depan. “Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, dosen harus berperan secara fleksibel menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa di masa depan,” tandasnya.
(mpw)
Lihat Juga :