Beasiswa Taiwan ICDF 2022, Gratis Biaya Kuliah dan Ada Tunjangan Hidup

Sabtu, 19 Februari 2022 - 14:08 WIB
loading...
Beasiswa Taiwan ICDF...
Beasiswa Taiwan ICDF 2022 membuka pendaftaran sampai 15 Maret. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ada kabar baik bagi yang hendak melanjutkan pendidikan ke Taiwan . Pasalnya, saat ini Taiwan ICDF (International Cooperation and Development Fund) sedang membuka pendaftaran beasiswa mulai dari jenjang S1 sampai S3.

Taiwan menjadi salah satu negara dengan kualitas pendidikan yang maju dan unggul. Tidak hanya itu, negara dengan julukan “Naga Kecil Asia” ini memiliki sejumlah perguruan tinggi dengan kualitas terdepan di berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Seperti teknologi informasi komputer, mesin listrik, industri manufaktur, bahan kimia, hingga kesehatan dan bioteknologi. Keunggulan ini menjadikan Taiwan diincar para pelajar Indonesia sebagai tujuan melanjutkan pendidikan.

Taiwan ICDF sendiri merupakan organisasi dengan program yang didedikasikan untuk mendorong pembangunan sosial-ekonomi, meningkatkan sumber daya manusia, dan mempromosikan hubungan ekonomi di berbagai mitra dari negara berkembang.

Tidak hanya itu, organisasi ini juga menawarkan bantuan kemanusiaan apabila ada bencana alam. Untuk melanjutkan program pembangunan berkelanjutan ini, Taiwan ICDF pun menawarkan beasiswa bagi para pelajar. Indonesia menjadi salah satu negara mitra Taiwan, termasuk penyelenggaraan program beasiswa ini.

Bagi yang tertarik bisa mendaftar segera karena beasiswa Taiwan ICDF ini akan ditutup pada 15 Maret 2022. Mengutip laman Ruangguru di ruangguru.com, berikut ini sejumlah persyaratan untuk mendaftar beasiswa Taiwan ICDF.

A. Persyaratan

1. Warga negara yang sudah terdata dalam Eligible Countries for Taiwan ICDF Scholarship.

2. Bukan warga negara Republik Tiongkok atau mahasiswa rekan senegaranya di luar negeri.

3. Memenuhi persyaratan penerimaan universitas yang diinginkan di bawah program beasiswa Taiwan ICDF.

4. Memenuhi persyaratan Visa Penduduk (Kode: FS) yang ditetapkan oleh Biro Urusan Konsuler, Kementerian Luar Negeri, dan Alien Resident Certificate (ARC) yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri Taiwan.

5. Apabila peserta tidak memenuhi syarat visa, Taiwan ICDF berhak mencabut permohonan beasiswa pemohon.

6. Jika telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa Taiwan ICDF, tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang juga disponsori oleh pemerintah Taiwan pada tahun akademik yang sama.

7. Tidak sedang mengajukan beasiswa Taiwan ICDF lainnya. Jika mengajukan beasiswa 2022, pelamar yang telah memegang beasiswa Taiwan ICDF, Taiwan MOFA, atau MOE harus telah lulus sebelum 31 Juli 2021.

8. Tidak memiliki riwayat beasiswa yang dicabut oleh pemerintah Taiwan atau lembaga terkait.

9. Tidak pernah memiliki riwayat dikeluarkan dari universitas manapun di Taiwan.

Baca: Tertarik Beasiswa Australia Award? Simak Info Pentingnya dari Awardee AAS

B. Dokumen yang Diperlukan

Pemohon diharapkan melampirkan dokumen tertentu sebagai syarat permohonan. Pada program beasiswa Taiwan ICDF ini, pelamar diharapkan melampirkan dokumen ke Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Perwakilan Taiwan di masing-masing negaranya.

Perlu diingat, pelamar harus melampirkan dokumen dengan akurat dan lengkap. Keterlambatan dan kesalahan tidak akan ditolerir. Adapun dokumen yang harus dilampirkan antara lain:

1. Fotokopi Paspor atau dokumen lain yang menunjukkan bukti kenegaraan.

2. Fotokopi Ijazah tertinggi.

3. Fotokopi transkrip akademik pelamar.

4. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL. Jika tidak ada, pelamar dapat menunjukkan kemampuan bahasa Inggris melalui wawancara atau pengujian lainnya dengan pihak Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Perwakilan Taiwan di negara masing-masing.

5. Dua surat referensi.

6. Dokumen lain yang diminta secara khusus oleh Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Perwakilan Taiwan.

Selain itu, para pelamar juga diminta menyerahkan dokumen yang disyaratkan oleh universitas mitra Taiwan ICDF yang dilamar sebelum batas waktu penerimaan universitas tersebut.

Baca juga: Dua Beasiswa Luar Negeri Ini Paling Diburu Pelajar, Dananya Capai Rp600 Juta

C. Manfaat Beasiswa Taiwan ICDF

Selain biaya kuliah gratis, pelajar yang berhasil lolos seleksi beasiswa Taiwan ICDF juga ditanggung biaya hidupnya. Keuntungan lainnya bisa disimak berikut ini.

1. Taiwan ICDF akan membiayai tiket pesawat pulang pergi langsung dari dan ke Taiwan.

2. Semua siswa akan tinggal gratis di asrama.

3. Biaya kuliah akan ditanggung program Taiwan ICDF.

4. Biaya kredit juga akan ditanggung sesuai dengan jumlah kredit yang didaftarkan, sebagaimana yang dipersyaratkan universitas yang dipilih siswa.

5. Para siswa juga akan mendapatkan asuransi, termasuk asuransi kecelakaan dan kesehatan.

6. Biaya buku juga akan diberikan gratis.

7. Taiwan ICDF akan memberikan pula tunjangan yang dikirimkan langsung ke rekening bank lokal siswa setiap bulan. Tunjangan ini diberikan kepada para siswa untuk biaya makanan dan kebutuhan hidup sehari-hari. Berikut ini besaran tunjangan yang akan diberikan:

a. Program Sarjana akan menerima 12.000 dolar Taiwan per bulan (sekitar Rp6,15 juta).

b. Program Master akan menerima 15.000 dolar Taiwan per bulan (sekitar Rp7,69 juta).

c. Program Doktoral akan menerima 17.000 dolar Taiwan per bulan (sekitar Rp8,72 juta).

Untuk informasi lebih lanjut, bisa cek melalui kontak Taiwan ICDF di Youtube: TaiwanICDF, Instagram: @taiwanicdf, Facebook: TaiwanICDF, Blog: https://icdfblog.org/ dan laman https://www.icdf.org.tw.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
Peluang Kuliah S2 Gratis...
Peluang Kuliah S2 Gratis di Inggris, Kemenag Buka Beasiswa Double Degree 2026
Tanoto Foundation Fellowship...
Tanoto Foundation Fellowship 2026 Kembali Dibuka, Cek Persyaratannya
Beasiswa CIMB ASEAN...
Beasiswa CIMB ASEAN Scholarship 2026 Dibuka, Ada Jaminan Kerja Setelah Lulus
Beasiswa MEXT 2026 untuk...
Beasiswa MEXT 2026 untuk Kuliah Gratis ke Jepang Dibuka, Ada Uang Saku Bulanan
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Rekomendasi
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved