Peminat Jurusan Perpajakan di SNMPTN Melonjak, Ini 7 Alasan Utamanya

Rabu, 23 Februari 2022 - 00:01 WIB
loading...
Peminat Jurusan Perpajakan...
Jurusan perpajakan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sudah bukan rahasia lagi bahwa karier di bidang taxation atau perpajakan dipandang prestise. Hal ini berimbas pada tingginya minat pelajar untuk mendaftar di jurusan taxation di bangku kuliah. Sebab, jurusan ini menyiapkanmu untuk jadi ahli pajak dengan peluang karier yang luas dan cemerlang.

Para mahasiswa yang akan mendalami bidang perpajakan tidak hanya akan mempelajari seluk-beluk tentang pajak. Namun juga akan mendulang ilmu tentang akuntansi, hukum dan juga dari bidang ekonomi. Mahasiswa perpajakan pun harus terampil dalam menyusun laporan keuangan dan laporan pajak.

Baca juga: Jadi Referensi, Ini Jurusan di UI yang Paling Diminati pada SNMPTN 2021

Lantas, kenapa begitu banyak yang ingin mengejar karier di bidang taxation? Melansir laman resmi Bina Nusantara University di binus.ac.id, Rabu (22/2/2022) berikut ini beberapa alasannya.

1. Penghasilan Menarik

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mereka yang berkarier di bidang taxation memperoleh gaji yang lumayan fantastis. Dan siapa sih yang tidak menginginkan pekerjaan dengan bayaran tinggi?

Maka wajar saja prodi taxation menjadi salah satu jurusan kuliah favorit. Mempelajari taxation di bangku kuliah akan mempersiapkanmu untuk mengantongi gaji yang sangat menarik di kemudian hari.

Baca juga: Sepekan, Ini Jumlah Calon Mahasiswa yang Sudah Mendaftar SNMPTN 2022

Apalagi, karier di bidang perpajakan tergolong menanjak seiring lamanya karier yang dijalani. Semakin lama berkiprah, maka skill-mu akan makin meningkat dan value-mu secara profesional akan lebih tinggi.

2. Ada Peluang Kerja di Hampir Semua Industri

Peluang kerja di bidang taxation seperti tak ada habisnya. Lulusannya pun bisa bekerja untuk pemerintah maupun swasta. Pemerintah membutuhkan tenaga pajak untuk mengelola penerimaan negara dari pajak, dan perusahaan-perusahaan memerlukan ahli pajak untuk mengatur urusan pajak yang harus dibayarkan ke negara.

Tugas staf keuangan menangani pajak di sebuah perusahaan biasanya bertugas menghitung besaran pajak yang perlu dibayarkan oleh perusahaan serta menyusun laporan. Selain itu, ahli pajak perusahaan juga mengurus perihal pajak penghasilan yang dipotong dari gaji karyawan.

Lantaran setiap perusahaan membutuhkan staf untuk mengurus soal pajak, kamu akan punya peluang untuk melamar di perusahaan mana pun.

3. Beragam Pilihan Pekerjaan

Lulusan prodi taxation bisa bekerja untuk pemerintah di Kantor Pajak, baik dalam fungsi pelayanan, konsultasi, maupun pengawasan. Selain bekerja di Direktorat Jenderal Pajak, juga bisa berkarier di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Pusdiklat Pajak, hingga Badan Kebijakan Fiskal.

Selain bekerja untuk pemerintah, baik sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) atau bukan, ada sejumlah profesi lain yang bisa dijalani jika terjun ke bidang taxation. Beberapa di antaranya termasuk menjadi konsultan pajak, konsultan keuangan, auditor, staf bagian keuangan, akuntan pajak, penasihat pajak perusahaan, manajer kekayaan, hingga pegawai bank.

Lulusan pajak juga bisa lho bekerja di bidang hukum dengan mewakili atau mendampingi pihak yang terlibat dalam sengketa pajak di pengadilan.

4. Kesempatan Berkarir di Kancah Internasional

Mungkin ketika membayangkan karier di bidang taxation berarti hanya akan bekerja di balik meja di dalam gedung perkantoran. Faktanya, pekerjaan di bidang ini bisa membawa lulusannya ke perusahaan multinasional.

Tidak sedikit perusahaan asing yang melakukan investasi maupun mendirikan pabrik di Indonesia. Mereka tentunya membutuhkan tenaga pajak. Jika bekerja untuk perusahaan multinasional seperti ini akan membukakan peluang menarik bagi untuk bekerja secara global.

5. Jenjang Karier Berkelanjutan

Hal lainnya yang menarik dalam berkarier di bidang perpajakan adalah jenjang karier yang berkelanjutan. Selalu ada peluang untuk meningkatkan kemampuan profesional dan mengejar posisi lebih tinggi.

Misalnya saja, sebagai fresh graduate, lulusan perpajakan bisa memulai karier sebagai tax accountant di sebuah perusahaan. Seiring waktu dan pengalaman, kamu akan naik jabatan menjadi tax manager atau bahkan tax director.

6. Lulusan Taxation Bisa Jadi Entrepreneur

Mereka yang terjun di bidang taxation juga dapat membuka bisnis sendiri. Sebagai entrepreneur, kamu bisa mendirikan perusahaan atau firma yang memberikan konsultasi perpajakan ke wajib pajak baik perusahaan maupun perorangan.

Kalaupun memilih mendirikan bisnis di bidang lain, kamu akan mengelola perusahaanmu dengan lebih baik berkat pengetahuan mendalam tentang perpajakan.

7. Pekerjaanmu Tidak Akan Membosankan

Pekerjaan di bidang taxation membawa tantangan baru setiap hari. Profesi di bidang ini tidak melulu soal menghitung angka, tetapi juga menuntutmu untuk memiliki pemahaman mendalam tentang hukum dan undang-undang yang selalu berubah.

Di samping itu, kamu juga akan bekerja dengan klien baru hari demi hari dengan permasalahan yang berbeda-beda. Kondisi ini akan menuntut kalian untuk senantiasa menaklukkan tantangan baru setiap hari.

Tentu saja, kerja keras menghadapi tantangan intelektual ini terbayar dengan gaji yang menarik, peningkatan skill, dan relasi yang terus bertambah.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Kemendiktisaintek Buka...
Kemendiktisaintek Buka Suara Soal Jurusan Teknik Ganti Nama Jadi Rekayasa
Jurusan Teknik Berganti...
Jurusan Teknik Berganti Nama Menjadi Rekayasa, Berikut Daftar Lengkapnya
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Keren! Unpam Kenalkan...
Keren! Unpam Kenalkan Orbit kepada Calon Mahasiswa
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved