Aplikasi SR-Farmer Mahasiswa ITS untuk Bantu Petani Raih Emas di AISEEF
Rabu, 02 Maret 2022 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
Mahasiswa kelahiran 2002 ini menuturkan, fitur logbook, cari mentor, dan ruang diskusi bagi petani ini merupakan hal yang istimewa. Fitur logbook dibuat atas permasalahan pada penguasaan farming yang sangat minim teknologi oleh petani, sehingga menyebabkan perbedaan hasil produksi dan hasil penelitian yang sangat signifikan.
Fitur ini dirancang untuk merekam kemajuan kegiatan pertanian yang dilengkapi dengan bimbingan bercocok tanam. Dengan fitur ini, diharapkan akan memudahkan bagi petani untuk mengatur jadwal mereka, terutama untuk petani baru.
“Jadwal akan muncul setelah petani memasukkan tanggal tanam dan jadwal yang keluar sudah termasuk pengaplikasian pupuk, pemberian obat, dan sebagainya,” ujarnya.
Sedangkan fitur cari mentor dan ruang diskusi dibuat karena rendahnya pendidikan formal yang ditempuh, sehingga mempengaruhi kemampuan petani untuk menyerap teknologi baru seperti penggunaan yang lebih efisien.
Hal ini juga menyebabkan rendahnya produktivitas dan pendapatan petani. Dengan aplikasi tersebut, fitur konsultasi untuk ahli pertanian ini menyediakan fasilitas guna memesan mentor yang telah disediakan dalam aplikasi, baik secara langsung atau daring.
Baca juga: Ciptakan Aplikasi Pencegahan Diabetes, Mahasiswa UMM Diganjar Juara Nasional
Tim bimbingan Drs Bachtera Indarti ini juga memberikan saran agar bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan aplikasi, aplikasi Android studio, dan MySQL dapat dijadikan sebagai sistem manajemen basis data.
Fitur ini dirancang untuk merekam kemajuan kegiatan pertanian yang dilengkapi dengan bimbingan bercocok tanam. Dengan fitur ini, diharapkan akan memudahkan bagi petani untuk mengatur jadwal mereka, terutama untuk petani baru.
“Jadwal akan muncul setelah petani memasukkan tanggal tanam dan jadwal yang keluar sudah termasuk pengaplikasian pupuk, pemberian obat, dan sebagainya,” ujarnya.
Sedangkan fitur cari mentor dan ruang diskusi dibuat karena rendahnya pendidikan formal yang ditempuh, sehingga mempengaruhi kemampuan petani untuk menyerap teknologi baru seperti penggunaan yang lebih efisien.
Hal ini juga menyebabkan rendahnya produktivitas dan pendapatan petani. Dengan aplikasi tersebut, fitur konsultasi untuk ahli pertanian ini menyediakan fasilitas guna memesan mentor yang telah disediakan dalam aplikasi, baik secara langsung atau daring.
Baca juga: Ciptakan Aplikasi Pencegahan Diabetes, Mahasiswa UMM Diganjar Juara Nasional
Tim bimbingan Drs Bachtera Indarti ini juga memberikan saran agar bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan aplikasi, aplikasi Android studio, dan MySQL dapat dijadikan sebagai sistem manajemen basis data.
Lihat Juga :