Psikolog UGM Jelaskan tentang Test Anxiety Disorder dan Tips Mengatasinya
Selasa, 08 Maret 2022 - 13:04 WIB
loading...
Suasana UTBK SBMPTN 2021 di UPN Veteran Jakarta. Foto/Dok. SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Ujian sekolah atau masuk ke perguruan tinggi menjadi momen menegangkan bagi sebagian orang. Rasa cemas, takut, dan gugup sering kali muncul ketika menghadapi ujian. Lalu bagaimana jika kecemasan yang muncul sangat tinggi atau berlebihan?
Psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sutarimah Ampuni menjelaskan, setiap orang pasti memiliki kecemasan saat menghadapi situasi akan diuji kemampuannya. Namun, perasaan cemas yang berlebihan perlu diwaspadai karena mengarah pada test anxiety disorder.
“Jadi test anxiety disorder itu merupakan gangguan saat level cemas sangat tinggi di tengah situasi menghadapi ujian. Ujian tidak hanya seperti ujian sekolah atau masuk perguruan tinggi saja namun saat menghadapi penilaian ketika bekerja atau akan tampil,” katanya melansir laman resmi UGM, Selasa (8/3/2022).
Ia mengatakan orang yang mengalami test anxiety disorder akan merasa kecemasan yang sangat luar biasa saat akan menghadapai penilaian. Gejalanya cukup beragam dari yang ringan hingga berat.
Baca: UNS Targetkan Makin Banyak Mahasiswa yang Dapat Beasiswa LPDP
Namun, secara umum gejala (simtom) gangguan kecemasan menghadapi ujian ini dikelompokkan menjadi tiga yakni gejala fisik, gejala kognitif dan perilaku, serta gejala emosional.
Gejala fisik gangguan kecemasan ini antara lain berkeringat, gemetar, jantung berdetak cepat/berdebar, mual, perut tidak nyaman, badan menjadi dingin atau panas, bahkan pingsan.
Psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sutarimah Ampuni menjelaskan, setiap orang pasti memiliki kecemasan saat menghadapi situasi akan diuji kemampuannya. Namun, perasaan cemas yang berlebihan perlu diwaspadai karena mengarah pada test anxiety disorder.
“Jadi test anxiety disorder itu merupakan gangguan saat level cemas sangat tinggi di tengah situasi menghadapi ujian. Ujian tidak hanya seperti ujian sekolah atau masuk perguruan tinggi saja namun saat menghadapi penilaian ketika bekerja atau akan tampil,” katanya melansir laman resmi UGM, Selasa (8/3/2022).
Ia mengatakan orang yang mengalami test anxiety disorder akan merasa kecemasan yang sangat luar biasa saat akan menghadapai penilaian. Gejalanya cukup beragam dari yang ringan hingga berat.
Baca: UNS Targetkan Makin Banyak Mahasiswa yang Dapat Beasiswa LPDP
Namun, secara umum gejala (simtom) gangguan kecemasan menghadapi ujian ini dikelompokkan menjadi tiga yakni gejala fisik, gejala kognitif dan perilaku, serta gejala emosional.
Gejala fisik gangguan kecemasan ini antara lain berkeringat, gemetar, jantung berdetak cepat/berdebar, mual, perut tidak nyaman, badan menjadi dingin atau panas, bahkan pingsan.
Lihat Juga :