Jaring Siswa Madrasah Berprestasi, PTKIN dan Kanwil Kemenag Diminta Kolaborasi

Selasa, 08 Maret 2022 - 19:53 WIB
loading...
Jaring Siswa Madrasah...
Sekjen Kemenag Nizar Ali saat memberikan sambutan Raker Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kolaborasi antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama perlu menjadi prioritas guna membangun pendidikan Islam yang integratif dan kompetitif. Rektor dan Kepala Kanwil harus menjalin komunikasi dalam menjaring siswa-siswi berprestasi dari lembaga pendidikan di bawah Kemenag.

Sekjen Kemenag Nizar Ali menuturkan, prestasi siswa-siswi di lingkungan Kementerian Agama tak jarang unggul bahkan melampaui prestasi siswa-siswi sekolah umum. Namun, potensi tersebut belum terserap secara maksimal oleh PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kalau kita lihat 1.000 top ranking sekolah berdasarkan ujian tulis berbasis komputer, MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Insan Cendekia itu nomor satu. Artinya MAN kita itu jauh luar biasa, tetapi talenta ini tidak ditangkap oleh para rektor yang memiliki variasi prodi. Nah ini karena tidak ada komunikasi antara Rektor dengan Kakanwil sehingga nanti Kakanwil bisa memberikan afirmasi kepada kepala madrasah," kata dalam Raker Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) bertema "Sinergisitas PTKIN dan Kantor Wilayah Kementerian Agama dalam Membangun Pendidikan Islam Integratif dan Kompetitif di Surabaya, Selasa (8/3/2022). Raker dihadiri 57 peserta yang terdiri dari para Rektor PTKIN dan 23 Kakanwil Kemenag.

Baca juga: Pembukaan SPAN-UM PTKIN 2021, Ini Pesan Menag kepada Seluruh Pimpinan PTKIN

Menurut Nizar, tema Raker Diktis ini sangat relevan dalam menerjemahkan arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk mempercepat layanan umat di bidang pendidikan. Dengan sinergisitas, PTKIN akan memiliki talenta-talenta unggul dari madrasah di bawah Kanwil Kemenag. Kedua belah pihak, baik Rektor maupun Kakanwil, harus proaktif guna mewujudkan hal tersebut.

"Kepala Kanwil pun perlu memberikan afirmasi kepada anak didik supaya ada pandangan, bahwa saat mereka telah sampai pada capaian-capaian atau prestasi-prestasi tersebut, maka mereka bisa melanjutkan ke PTKIN dengan kualifikasi dosen yang sama dengan Perguran Tinggi Umum," katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani menuturkan, sinergitas anatara Kanwil dengan PTKIN tidak lepas dari program strategis atau program unggulan yang disampaikan oleh Menteri Agama. RFaker ini diharapkan meningkatkan capaian program-program unggulan yang dicanangkan oleh Menag.

Baca juga: Dirjen Pendis Kampanyekan Komitmen Moderasi Beragama di PTKIN

"Dalam rapat kerja ini tentunya sinergisitas akan memunculkan keunggulan-keunggulan dari Kanwil dan keunggulan dari PTKIN yang nantinya dapat menangkap potensi-potensi dari siswa-siswi kita, mahasiswa-mahasiswa kita dan santri-santri kita," kata Ali Ramdhani.

Kolaborasi antara Kanwil dan PTKIN tak lain adalah upaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dimana hal tersebut sesuai dengan tagline yang kini diusung oleh Kementerian Agama yakni transformasi layanan umat.

"Yang tak kalah penting dari kolaborasi ini adalah partisipatif, di mana ego-ego sektoral harus dilebur karena inti dari semua ini adalah cita-cita kita bersama, yakni memberikan layanan terbaik untuk umat, sesuai tagline yang kita usung saat ini tarnsformasi layanan umat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam (Diktis), Amin Suyitno mengatakan, minat lulusan Madrasah Aliyah terhadap perguruan tinggi keagamaan Islam masih minim. Menurutnya, itu tidak sebanding dengan banyaknya madrasah aliyah dan jumlah alumninya.

"Sebanyak 44% justru dari SMA, jadi hanya terpaut 2%. Itu artinya minat alumni Madrasah Aliyah tidak terlalu siginifikan dibanding dari jumlah Madrasah Aliyah dan para alumni siswanya. Dan ini lagi-lagi harus jadi perhatian kita bersama. Sejumlah madrasah aliyah negeri, apalagi MAN IC telah dibiayai relatif besar oleh Kementerian Agama, tetapi ironinya animo alumni madrasah unggulan, belum sepenuhnya kuliah ke PTKIN," kata Suyitno.

Tentu ada berbagai faktor kenapa minat alumni madrasah aliyah belum maksimal terhadap PTKIN. Salah satunya menurut Guru besar UIN Raden Patah Palembang itu karena PTKIN tidak memberikan golden ticket, atau bisa jadi kanwilnya tidak proaktif memberikan diseminasi.

"Tentu kita berkepentingan alumni madrasah aliyah yang exelent itu menjadi calon mahasiswa PTKIN supaya kemudian nanti prestasi PTKIN terus berkesinambungan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Berita Terkini
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved