Akan Dihadiri 10 Ribu Peserta, Perpusnas Siap Gelar Rakornas Perpustakaan 2022
Kamis, 24 Maret 2022 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Hadir dalam konferensi pers ini Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Didik Suhardi. Hadir pula Subandi Sardjoko, dari Departemen Pembangunan, Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas.
Kepala Perpusnas dalam sesi ini juga menjelaskan, menghadapi Revolusi Industri 4.0, perpustakaan harus membuka peluang untuk bersinergi dengan perubahan. Untuk itu, perpustakaan dituntut untuk memiliki pembangunan kapasitas, rancangan dan interaktivitas, serta perubahan pola pikir.
“Konsolidasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan di bidang perpustakaan secara intens harus dilakukan sehingga sinergi antara pusat maupun daerah, agar ekosistem digital dapat segera diwujudkan,” ungkapnya.
Muhammad Syarif Bando juga menggarisbawahi peran perpustakaan dalam transfer pengetahuan demi meningkatkan budaya literasi sekaligus berperan dalam pemulihan ekonomi, dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
“Meski pandemi Covid-19, rakornas harus tetap digelar untuk menyatukan tujuan dan program seluruh stakeholder perpustakaan di Indonesia,” sambung dia.
Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional yang menjadi tema kegiatan akbar tahunan Perpustakaan Nasional ini juga mengacu pada arahan Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana (TKDD) TA 2022 pada 29 November 2021.
Baca juga: Mengapa Lulusan Manajemen Industri Sangat Dibutuhkan Perusahaan? Ini Alasannya
Kepala Perpusnas dalam sesi ini juga menjelaskan, menghadapi Revolusi Industri 4.0, perpustakaan harus membuka peluang untuk bersinergi dengan perubahan. Untuk itu, perpustakaan dituntut untuk memiliki pembangunan kapasitas, rancangan dan interaktivitas, serta perubahan pola pikir.
“Konsolidasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan di bidang perpustakaan secara intens harus dilakukan sehingga sinergi antara pusat maupun daerah, agar ekosistem digital dapat segera diwujudkan,” ungkapnya.
Muhammad Syarif Bando juga menggarisbawahi peran perpustakaan dalam transfer pengetahuan demi meningkatkan budaya literasi sekaligus berperan dalam pemulihan ekonomi, dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
“Meski pandemi Covid-19, rakornas harus tetap digelar untuk menyatukan tujuan dan program seluruh stakeholder perpustakaan di Indonesia,” sambung dia.
Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional yang menjadi tema kegiatan akbar tahunan Perpustakaan Nasional ini juga mengacu pada arahan Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana (TKDD) TA 2022 pada 29 November 2021.
Baca juga: Mengapa Lulusan Manajemen Industri Sangat Dibutuhkan Perusahaan? Ini Alasannya
Lihat Juga :