Pernah Dicap Simbol Orba, Pancasila Didorong Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah

Rabu, 17 Juni 2020 - 13:09 WIB
loading...
Pernah Dicap Simbol...
Foto/ilustrasi.ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah menyatakan bahwa RUU HIP ingin membumikan Pancasila, khususnya kepada generasi "now". Salah satu wujudnya, mengembalikan lagi Pancasila sebagai salah satu mata pelajaran wajib di sekolah hingga perguruan tinggi.

Pancasila memang pernah menjadi salah satu mata pelajaran wajib pada masa orde baru dengan nama Pendidikan Moral Pancasila. Materi pelajaran ini lebih banyak mengurai bagaimana sebaiknya dan seharusnya nilai kehidupan bernegara dan bermasyarakat serta etika warga negara. Penjabaran lebih detail soal nilai dari lima sila dituangkan dalam sebagaimana diuraikan dari Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).

(Baca: Ada Ancaman Lost Generation, Wakil Ketua MPR: Pendidikan Harus Prioritas)

Setelah gelombang reformasi, semua yang berbau Orde Baru diberangus. Pendidikan Moral Pancasilan (PMP) yang dianggap sebagai simbol tangan Orde Baru di dunia pendidikan ikut tersapu lalu dihilangkan dari materi pendidikan sekolah.

Basarah mengatakan, untuk mengembalikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib harus dimulai dengan merevisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor 20 tahun 2003. “Memasukkan kembali pelajaran Pancasila sebagai pelajaran wajib di lingkungan pendidikan formal. Inilah yang kami dorong sehingga RUU HIP ini sebenarnya satu tarikan nafas dengan UU itu,” tutur Basarah dalam diskusi daring bertajuk RUU HIP Akan Dibawa Kemana, Rabu (17/6/2020).

Di sisi lain, sosialisasi dan membumikan Pancasila di luar lingkungan formal juga harus dilakukan. Karena itu, dirinya menyadari keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sangat penting dalam mewujudkan agenda itu.

(Baca: Ahmad Basarah Berdalih Trisila dan Ekasila dalam RUU HIP Bukan Usulan PDIP)

“Dengan RUU HIP ini akan menguatkan BPIP sehingga mereka dapat bekerja lebih efektif dalam membantu sosialiasi, membumikan Pancasila dalam berbagai strategi melalui kegiatan-kegiatan,” ujarnya.

Basarah ingin Pancasila terus diwariskan kepada generasi mendatang. Sebab, Pancasila menurutnya adalah falsafah yang telah menyatukan bangsa Indonesia di tengah kemajemukan. Terdiri dari suku, agama, dan budaya yang beraneka ragam.

“Jadi, RUU ini mau dibawa kemana? Mau dibawa kembali ke khittahnya. Sesuai dengan tujuan dan cita-cita para pendiri bangsa, tokoh agama, pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan raga dan nyawanya untuk bangsa negara ini,” tegasnya.

Ia pun menyatakan siap menampung dan membuka ruang dengar pendapat atau aspirasi dari berbagai elemen masyarakat terkait RUU HIP. Hal ini sejalan dengan penundaan pembahasan RUU HIP oleh pemerintah dan permintaan kepada DPR untuk berdiskusi lebih banyak serta menampung aspirasi dari masyarakat.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Contoh Pidato Hari...
4 Contoh Pidato Hari Kesaktian Pancasila, Singkat dan Penuh Makna
Bunyi Teks Ikrar Memperingati...
Bunyi Teks Ikrar Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024
6 Contoh Sikap yang...
6 Contoh Sikap yang Mencerminkan Keterkaitan Sila ke-1 dan ke-5 Pancasila
7 Contoh Sikap yang...
7 Contoh Sikap yang Mencerminkan Keterkaitan Sila ke-1 dan ke-2 Pancasila
BPIP Ingin Tingkatkan...
BPIP Ingin Tingkatkan Kualitas Pendidikan Sejalan dengan Ideologi Pancasila
Keluarga Soekarno hingga...
Keluarga Soekarno hingga Dosen Jadi Responden Penelitian Disertasi Hasto
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved