Untar Gelar Konferensi Internasional, Hasilkan 450 Publikasi Penelitian
Sabtu, 26 Maret 2022 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Panitia ICASTE-ICEBSH Dr. Eng. Titin Fatimah mengatakan, konferensi ini memiliki tujuan mengumpulkan pemikiran-pemikiran positif dan berharga dalam berbagai topik dengan memberi wadah bagi para peneliti, praktisi, aparat pemerintah, akademisi, serta pakar untuk berbagi, bertukar pemikiran, pengalaman, dan mengembangkan koneksi.
Adapun topik yang diangkat saat ini merupakan topik yang popular untuk dikaji secara ilmiah. “The Usage of Information and Communication Technology (ICT) in Developing the Competent Human Resources” menjadi tema ICEBSH, sedangkan ICASTE mengambil tema “Sustainable Planning for Natural Environment and Human Living to Face the Challenges of Climate Change.”
Ketua LPPM Untar, Assoc. Prof. Ir. Jap Tji Beng yang juga menjadi salah satu pembicara mengatakan, besarnya jumlah publikasi penelitian yang dihasilkan para pemakalah sungguh luar biasa. Hal ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk menghasilkan karya.
“Perencanaan alam berkelanjutan, semakin tinggi urgensinya dalam menghadapi masalah iklim dan teknologi informasi dalam komunikasi pun juga terus berkembang dengan kemajuan jaman, seperti munculnya konsep metaverse yang dapat melahirkan berbagai aplikasi baru di masa mendatang,” ujarnya.
Baca juga: Kemendikbudristek Buka Beasiswa untuk Guru PAUD dan SD ke Monash University, Australia
Dia menjelaskan, teknologi informasi menjadi faktor kunci yang harus difokuskan secara kreatif dan kolektif untuk mengembangkan pengetahuan dalam menghadapi situasi yang tidak mudah ini. Berkaca pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemi maka dunia pendidikan tinggi pun harus berkreasi dan berinovasi.
Adapun topik yang diangkat saat ini merupakan topik yang popular untuk dikaji secara ilmiah. “The Usage of Information and Communication Technology (ICT) in Developing the Competent Human Resources” menjadi tema ICEBSH, sedangkan ICASTE mengambil tema “Sustainable Planning for Natural Environment and Human Living to Face the Challenges of Climate Change.”
Ketua LPPM Untar, Assoc. Prof. Ir. Jap Tji Beng yang juga menjadi salah satu pembicara mengatakan, besarnya jumlah publikasi penelitian yang dihasilkan para pemakalah sungguh luar biasa. Hal ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk menghasilkan karya.
“Perencanaan alam berkelanjutan, semakin tinggi urgensinya dalam menghadapi masalah iklim dan teknologi informasi dalam komunikasi pun juga terus berkembang dengan kemajuan jaman, seperti munculnya konsep metaverse yang dapat melahirkan berbagai aplikasi baru di masa mendatang,” ujarnya.
Baca juga: Kemendikbudristek Buka Beasiswa untuk Guru PAUD dan SD ke Monash University, Australia
Dia menjelaskan, teknologi informasi menjadi faktor kunci yang harus difokuskan secara kreatif dan kolektif untuk mengembangkan pengetahuan dalam menghadapi situasi yang tidak mudah ini. Berkaca pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemi maka dunia pendidikan tinggi pun harus berkreasi dan berinovasi.
Lihat Juga :