Mahasiswa UNY Kembangkan Alat Deteksi Jarak Berbasis Raspberry Pi
Sabtu, 26 Maret 2022 - 13:34 WIB
loading...
Tim mahasiswa UNY. Foto/Tangkap layar laman UNY.
A
A
A
JAKARTA - Metode penularan virus Covid-19 kebanyakan berasal dari droplet atau tetesan yang keluar saat batuk, bersin, bahkan saat bernafas dan berbicara. Maka physical distancing sangat penting pengaruhnya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19.
Seseorang tidak diperkenankan untuk berdekatan serta harus menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain saat berinteraksi. Oleh karena adanya masalah tersebut, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ) merancang alat peringatan pelanggaran physical distancing berbasis Raspberry Pi.
Alat ini sebagai upaya preventif penyebaran Covid-19 yang pada era New Normal dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka adalah Irwan Ardiansyah, Hilal Fahrul Hamam, Burhan Dwi Ardiansyah, Dira Tri Puspita dan Nancy Febriani Taek.
Menurut Irwan, alat ini dirancang untuk dapat mendeteksi jarak antar orang yang ada dalam jangkauan deteksi melalui Raspberry Pi Camera. “Pembacaan gambar dari kamera tersebut diproses di Raspberry Pi 3 Model B+ dengan mengukur jarak antar orang yang dideteksi, apabila jaraknya kurang dari 1 meter maka akan keluar peringatan berupa suara,” katanya, dilansir dari laman resmi UNY, Sabtu (26/3/2022).
Baca: Kemenpora Gandeng UGM Kembangkan Riset di Bidang Kepemudaan
Alat ini dapat menghitung jumlah orang yang ada di sebuah ruangan dan juga dalam jangkauan deteksi. Apabila jumlah orang dalam ruangan tersebut melebihi kapasitas yang sudah ditentukan sebelumnya pada alat maka akan keluar peringatan berupa suara.
Seseorang tidak diperkenankan untuk berdekatan serta harus menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain saat berinteraksi. Oleh karena adanya masalah tersebut, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ) merancang alat peringatan pelanggaran physical distancing berbasis Raspberry Pi.
Alat ini sebagai upaya preventif penyebaran Covid-19 yang pada era New Normal dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka adalah Irwan Ardiansyah, Hilal Fahrul Hamam, Burhan Dwi Ardiansyah, Dira Tri Puspita dan Nancy Febriani Taek.
Menurut Irwan, alat ini dirancang untuk dapat mendeteksi jarak antar orang yang ada dalam jangkauan deteksi melalui Raspberry Pi Camera. “Pembacaan gambar dari kamera tersebut diproses di Raspberry Pi 3 Model B+ dengan mengukur jarak antar orang yang dideteksi, apabila jaraknya kurang dari 1 meter maka akan keluar peringatan berupa suara,” katanya, dilansir dari laman resmi UNY, Sabtu (26/3/2022).
Baca: Kemenpora Gandeng UGM Kembangkan Riset di Bidang Kepemudaan
Alat ini dapat menghitung jumlah orang yang ada di sebuah ruangan dan juga dalam jangkauan deteksi. Apabila jumlah orang dalam ruangan tersebut melebihi kapasitas yang sudah ditentukan sebelumnya pada alat maka akan keluar peringatan berupa suara.
Lihat Juga :