Mahasiswa UNPAR Sabet 2 Juara di Ajang Indonesia Chemical Engineering Challenge 2022
Rabu, 30 Maret 2022 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
“Cukup sulit untuk menjalankan lomba perancangan pabrik ini. Selain Dr. Jenny Novianti M. Soetedjo, S.T., M.Sc. selaku dosen pembimbing, banyak dosen lain yang membantu sehingga meringankan proses pengerjaan perancangan pabrik kami,” ujarnya, Rabu (30/3/2022).
Ia berterima kasih atas bantuan para dosen seperti Yos Tri Atmodjo, Tedi Hudaya, dalam persiapan final presentation khususnya dalam berpikir kritis.
Kelompok Mahasiswa Teknik Kimia UNPAR lainnya, GAD yang beranggotakan Tjio Gerry Sebastian Wibowo, Dennis Meidiane, dan Amadeus Vincent Widjaja menjadi pemenang runner up kedua dengan perancangan pabrik berjudul “Sustainable Bioethanol Production from Bamboo Fermentation using Zymomonas mobilis to Fulfill Indonesia’s Biofuel Agenda”.
Gerry menuturkan bahwa pemilihan topik ini didasarkan pada potensi bambu di Indonesia yang masih cukup tinggi dan kurang dimanfaatkan untuk industri kimia. Perancangan pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bioetanol sebagai campuran bahan bakar fossil based di Indonesia.
“Kami mengalami suka duka dalam mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk menciptakan ide dan menyelesaikan perancangan pabrik sesuai tema lomba. Berkat bimbingan yang diberikan oleh Putri Ramadhany, Yos Tri Atmodjo, dan Angela Justina Kumalaputri yang sangat membantu kami dalam penyusunan perancangan pabrik,” tuturnya.
Ia berterima kasih atas bantuan para dosen seperti Yos Tri Atmodjo, Tedi Hudaya, dalam persiapan final presentation khususnya dalam berpikir kritis.
Kelompok Mahasiswa Teknik Kimia UNPAR lainnya, GAD yang beranggotakan Tjio Gerry Sebastian Wibowo, Dennis Meidiane, dan Amadeus Vincent Widjaja menjadi pemenang runner up kedua dengan perancangan pabrik berjudul “Sustainable Bioethanol Production from Bamboo Fermentation using Zymomonas mobilis to Fulfill Indonesia’s Biofuel Agenda”.
Gerry menuturkan bahwa pemilihan topik ini didasarkan pada potensi bambu di Indonesia yang masih cukup tinggi dan kurang dimanfaatkan untuk industri kimia. Perancangan pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bioetanol sebagai campuran bahan bakar fossil based di Indonesia.
“Kami mengalami suka duka dalam mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk menciptakan ide dan menyelesaikan perancangan pabrik sesuai tema lomba. Berkat bimbingan yang diberikan oleh Putri Ramadhany, Yos Tri Atmodjo, dan Angela Justina Kumalaputri yang sangat membantu kami dalam penyusunan perancangan pabrik,” tuturnya.
Lihat Juga :