Kemendikbudristek Panggil Ratusan Guru se-Indonesia, Ini Materi Krusial yang Dibahas
Minggu, 03 April 2022 - 14:10 WIB
loading...
Kemendikbudristek memanggil ratusan guru dari seluruh Indonesia terkait teknologi untuk diimplementasikan pada peserta didik. Foto/Dok/Kemendikbudristek
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbudristek melalui Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Hasan Chabibie berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi guna men-digitalisasi pendidikan.
Hasan mengatakan, 170 guru yang dipanggil dari berbagai jenis latar belakang seperti Duta Rumah Belajar (DRB) dan Kapten Belajar.id dihadirkan guna mengelola dan mendayagunakan teknologi untuk diimplementasikan pada peserta didik.
Baca juga: Bangga, Siswa Madrasah Ini Raih Beasiswa Penuh Kuliah di Jepang
"Kami panggil agar mampu mengimplementasikan penggunaan platform digital untuk pendidikan dan mengetahui hasil identifikasi penerapan literasi dan cakap digital dalam proses pendidikan,” ujar Hasan dalam keterangan pers, Minggu (3/4/2022).
Menurut Hasan, kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya mendukung program kerja Bakti Kominfo. Hal tersebut guna mengoptimalkan digitalisasi di sekolah. “Para Duta Rumah Belajar ini tentu akan turut menyukseskan program pemerintah,” katanya.
Lanjutnya, dengan adanya kolaborasi pemerintah dengan guru-guru berlatar belakang duta pendidikan, diharapkan mampu mengusung semangat pembelajaran dengan berbasis kreativitas dan inovasi.
Baca juga: Polemik RUU Sisdiknas yang Hilangkan Frasa Madrasah, Ini Klarifikasi Nadiem Makarim
Hasan mengatakan, 170 guru yang dipanggil dari berbagai jenis latar belakang seperti Duta Rumah Belajar (DRB) dan Kapten Belajar.id dihadirkan guna mengelola dan mendayagunakan teknologi untuk diimplementasikan pada peserta didik.
Baca juga: Bangga, Siswa Madrasah Ini Raih Beasiswa Penuh Kuliah di Jepang
"Kami panggil agar mampu mengimplementasikan penggunaan platform digital untuk pendidikan dan mengetahui hasil identifikasi penerapan literasi dan cakap digital dalam proses pendidikan,” ujar Hasan dalam keterangan pers, Minggu (3/4/2022).
Menurut Hasan, kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya mendukung program kerja Bakti Kominfo. Hal tersebut guna mengoptimalkan digitalisasi di sekolah. “Para Duta Rumah Belajar ini tentu akan turut menyukseskan program pemerintah,” katanya.
Lanjutnya, dengan adanya kolaborasi pemerintah dengan guru-guru berlatar belakang duta pendidikan, diharapkan mampu mengusung semangat pembelajaran dengan berbasis kreativitas dan inovasi.
Baca juga: Polemik RUU Sisdiknas yang Hilangkan Frasa Madrasah, Ini Klarifikasi Nadiem Makarim
Lihat Juga :