Dokter Unair Bagi Tips Puasa Aman dan Sehat bagi Lansia
Rabu, 06 April 2022 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dokter RSA UGM Bagikan Tips Mengikuti Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa
4. Lakukan olahraga ringan
Bulan puasa seharusnya tidak menjadi halangan untuk tetap berolahraga bagi lansia, sekalipun hanya aktivitas fisik. Lansia perlu tetap bergerak aktif untuk menjaga kebugaran. Aktivitas fisik dengan intensitas ringan tetap dapat dilakukan pada saat menjelang berbuka.
“Lansia bisa melakukan stretching atau sekedar jalan-jalan kecil untuk tetap bugar, melancarkan aliran darah dan mengendurkan otot-otot,” jelasnya.
5. Tidur yang cukup
Kurang tidur menjadi salah satu penyebab seseorang yang berpuasa terlihat sangat kelelahan dan mengantuk sepanjang hari. Tips yang cukup efektif, tandasnya, adalah dengan menerapkan sleep hygiene. Yaitu ruang tidur hanya diperuntukkan untuk tidur, sehingga saat sudah lelah bisa langsung tidur. Kalaupun masih susah, bisa dengan minum air hangat atau susu terlebih dahulu.
Untuk mengantisipasi rasa kantuk karena kurang tidur, lansia dapat menyiasatinya dengan tidur malam lebih awal karena harus bangun untuk sahur. “Saat siang hari, usahakan untuk tidur selama 1-2 jam. Itu sudah cukup,” ungkapnya.
Di akhir, dokter Novira menyampaikan, usia lanjut bukanlah suatu halangan untuk melakukan aktivitas sehat dan mandiri. “Di dalam bulan puasa maupun di luar puasa tetap produktif,” pungkasnya.
4. Lakukan olahraga ringan
Bulan puasa seharusnya tidak menjadi halangan untuk tetap berolahraga bagi lansia, sekalipun hanya aktivitas fisik. Lansia perlu tetap bergerak aktif untuk menjaga kebugaran. Aktivitas fisik dengan intensitas ringan tetap dapat dilakukan pada saat menjelang berbuka.
“Lansia bisa melakukan stretching atau sekedar jalan-jalan kecil untuk tetap bugar, melancarkan aliran darah dan mengendurkan otot-otot,” jelasnya.
5. Tidur yang cukup
Kurang tidur menjadi salah satu penyebab seseorang yang berpuasa terlihat sangat kelelahan dan mengantuk sepanjang hari. Tips yang cukup efektif, tandasnya, adalah dengan menerapkan sleep hygiene. Yaitu ruang tidur hanya diperuntukkan untuk tidur, sehingga saat sudah lelah bisa langsung tidur. Kalaupun masih susah, bisa dengan minum air hangat atau susu terlebih dahulu.
Untuk mengantisipasi rasa kantuk karena kurang tidur, lansia dapat menyiasatinya dengan tidur malam lebih awal karena harus bangun untuk sahur. “Saat siang hari, usahakan untuk tidur selama 1-2 jam. Itu sudah cukup,” ungkapnya.
Di akhir, dokter Novira menyampaikan, usia lanjut bukanlah suatu halangan untuk melakukan aktivitas sehat dan mandiri. “Di dalam bulan puasa maupun di luar puasa tetap produktif,” pungkasnya.
(nz)
Lihat Juga :