Mahasiswa UI Sabet 2 Penghargaan di Ajang The 5th Istanbul Youth Summit 2022
Minggu, 10 April 2022 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Adib mengatakan, tantangan yang ia peroleh adalah bagaimana menciptakan sebuah gagasan inovatif yang unik dan berbeda di antara lebih dari 200 peserta tersebut. Tantangan berikutnya adalah harus mampu menunjukkan logical flow yang komprehensif dalam proses perumusan gagasan.
Selain meraih penghargaan Best Project Group, Adib juga menorehkan prestasinya dalam kategori Best Male Presenter. “Saya merepresentasikan tim saya untuk pitching ide di depan juri dan salah satunya berasal dari Harvard Medical School. Dalam proses penyampaian materi, yang membedakan saya dengan peserta lainnya adalah proses penyampaian logical flow dari pembentukan program, sehingga menjadi unique value tersendiri bagi saya. Secara mengejutkan juga, salah satu peserta merupakan seorang mahasiswa S2 di University of Glasgow,” kata Adib.
Kompetisi IYS memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk mempersiapkan dirinya menjadi generasi yang memiliki keunggulan dan kelebihan, mempunyai jiwa kepemimpinan, berpikir dinamis, dan mempunyai semangat perubahan yang tinggi. Hal ini seiring dengan misi pemerintah Indonesia yang mempersiapkan generasi Indonesia emas 2045 mendatang. Program ini memberikan pengalaman untuk bersosialisasi di dunia internasional seperti inilah yang dinilai mampu menambah keberanian dan softskill para generasi muda ke depan.
Melalui kompetisi ini, Adib mengaku mendapat banyak pengalaman seru, selain berkesempatan mengikuti kompetisi dengan mahasiswa dari berbagai negara, tetapi juga berkesempatan melihat keindahan kota Istanbul dan melatih diri untuk melawan rasa takut berbicara dihadapan banyak orang.
“Tentu prosesnya tidak mudah untuk bisa berbicara dihadapan banyak orang dengan percaya diri, setelah sekian lama berbicara di depan layar. Untuk mengatasi hal tersebut, saya membiasakan diri untuk berperan aktif di dalam kelas dan organisasi untuk melatih kepercayaan diri dalam mengungkapkan pendapat. Hal seru lainnya adalah proses perumusan inovasi sosial dengan menyatukan perspektif masing-masing anggota kelompok sehingga menemukan common grounds diantara masukan-masukan yang disampaikan,” kata Adib.
Selain meraih penghargaan Best Project Group, Adib juga menorehkan prestasinya dalam kategori Best Male Presenter. “Saya merepresentasikan tim saya untuk pitching ide di depan juri dan salah satunya berasal dari Harvard Medical School. Dalam proses penyampaian materi, yang membedakan saya dengan peserta lainnya adalah proses penyampaian logical flow dari pembentukan program, sehingga menjadi unique value tersendiri bagi saya. Secara mengejutkan juga, salah satu peserta merupakan seorang mahasiswa S2 di University of Glasgow,” kata Adib.
Kompetisi IYS memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk mempersiapkan dirinya menjadi generasi yang memiliki keunggulan dan kelebihan, mempunyai jiwa kepemimpinan, berpikir dinamis, dan mempunyai semangat perubahan yang tinggi. Hal ini seiring dengan misi pemerintah Indonesia yang mempersiapkan generasi Indonesia emas 2045 mendatang. Program ini memberikan pengalaman untuk bersosialisasi di dunia internasional seperti inilah yang dinilai mampu menambah keberanian dan softskill para generasi muda ke depan.
Melalui kompetisi ini, Adib mengaku mendapat banyak pengalaman seru, selain berkesempatan mengikuti kompetisi dengan mahasiswa dari berbagai negara, tetapi juga berkesempatan melihat keindahan kota Istanbul dan melatih diri untuk melawan rasa takut berbicara dihadapan banyak orang.
“Tentu prosesnya tidak mudah untuk bisa berbicara dihadapan banyak orang dengan percaya diri, setelah sekian lama berbicara di depan layar. Untuk mengatasi hal tersebut, saya membiasakan diri untuk berperan aktif di dalam kelas dan organisasi untuk melatih kepercayaan diri dalam mengungkapkan pendapat. Hal seru lainnya adalah proses perumusan inovasi sosial dengan menyatukan perspektif masing-masing anggota kelompok sehingga menemukan common grounds diantara masukan-masukan yang disampaikan,” kata Adib.
(mpw)
Lihat Juga :