Kemendikbubristek Salurkan Dana Rp9,6 Triliun untuk 17,9 Siswa, Cek di SimPel
Minggu, 17 April 2022 - 15:31 WIB
loading...
Sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di sekolahnya. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) mengklaim telah menyalurkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ke 10,2 juta siswa. Bantuan itu disalurkan untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Program Kesetaraan sampai periode April 2022.
Bantuan tersebut, telah menggelontorkan dana sebesar Rp5,3 triliun atau 55 persen dari pagu anggaran PIP tahun 2022 yang sebesar Rp9,6 triliun dengan target sasaran sebanyak 17,9 juta siswa.
Baca juga: 73.944 Siswa Dinyatakan Lulus Seleksi SPAN-PTKIN 2022, Cek Namamu di Link Ini
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti mengatakan, penyaluran tersebut telah terbagi dalam tiga tahap. Yakni, kepada 7,8 juta siswa dengan total anggaran Rp4 triliun. Tahap kedua, kepada 2,4 juta siswa dengan anggaran sebesar Rp1,3 triliun.
“Tahap pertama dan kedua tersebut berdasarkan SK Pemberian sebagai hasil pemadanan data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada bulan Februari,” ujar Suharti dalam keterangan tertulis, Minggu (17/4/2022).
Bantuan tersebut, telah menggelontorkan dana sebesar Rp5,3 triliun atau 55 persen dari pagu anggaran PIP tahun 2022 yang sebesar Rp9,6 triliun dengan target sasaran sebanyak 17,9 juta siswa.
Baca juga: 73.944 Siswa Dinyatakan Lulus Seleksi SPAN-PTKIN 2022, Cek Namamu di Link Ini
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti mengatakan, penyaluran tersebut telah terbagi dalam tiga tahap. Yakni, kepada 7,8 juta siswa dengan total anggaran Rp4 triliun. Tahap kedua, kepada 2,4 juta siswa dengan anggaran sebesar Rp1,3 triliun.
“Tahap pertama dan kedua tersebut berdasarkan SK Pemberian sebagai hasil pemadanan data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada bulan Februari,” ujar Suharti dalam keterangan tertulis, Minggu (17/4/2022).
Lihat Juga :