Kisah Olivia Nike, Anak Sopir Bus yang Berhasil Lulus Cumlaude
Jum'at, 22 April 2022 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menggapai cita-citanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ternyata banyak lika-liku yang Nike alami. Sebab, Nike gagal mengikuti SNMPTN dan SBMPTN.
Nike mengaku nilainya semasa SMA membuatnya masuk ranking atas namun tak bisa mengikuti SNMPTN karena sempat pindah jurusan dari IPA ke IPS. Kemudian, ia gagal mengikuti SBMPTN karena ketidaktahuan materi tes.
Diketahui, Nike hanya mengandalkan materi SBMPTN dari satu buku latihan yang diberikan oleh orang tuanya. Namun, ia tak mau terus menyesali hal itu dan berusaha bangkit.
"Saya kecewa pada diri sendiri dan patah semangat, tetapi orang tua saya tetap menginginkan saya kuliah dan meminta saya mendaftar di perguruan tinggi swasta. Namun karena biayanya tinggi saya mendaftar dengan setengah hati," imbuh Nike.
Namun, tak sengaja Nike mengetahui bahwa UNY membuka seleksi jalur mandiri. Ia pun mendaftar jurusan pendidikan akuntansi sebagai pilihan pertamanya karena ingin menjadi seorang guru tanpa pilih kasih.
Bermodalkan buku SBMPTN yang diberikan oleh orang tuanya itu, Nike akhirnya berhasil diterima di UNY dengan UKT rendah. Ia bahkan mendapatkan beasiswa bidikmisi sehingga bisa membantunya menyewa kos di sekitar kampus.
Gadis yang lahir pada 5 September 1999 pun berusaha tidak mengecewakan keluarganya dengan belajar sebaik mungkin. Ia selalu mengingat kerja keras dari orang tuanya untuk bisa menyekolahkannya.
Nike mengaku nilainya semasa SMA membuatnya masuk ranking atas namun tak bisa mengikuti SNMPTN karena sempat pindah jurusan dari IPA ke IPS. Kemudian, ia gagal mengikuti SBMPTN karena ketidaktahuan materi tes.
Diketahui, Nike hanya mengandalkan materi SBMPTN dari satu buku latihan yang diberikan oleh orang tuanya. Namun, ia tak mau terus menyesali hal itu dan berusaha bangkit.
"Saya kecewa pada diri sendiri dan patah semangat, tetapi orang tua saya tetap menginginkan saya kuliah dan meminta saya mendaftar di perguruan tinggi swasta. Namun karena biayanya tinggi saya mendaftar dengan setengah hati," imbuh Nike.
Namun, tak sengaja Nike mengetahui bahwa UNY membuka seleksi jalur mandiri. Ia pun mendaftar jurusan pendidikan akuntansi sebagai pilihan pertamanya karena ingin menjadi seorang guru tanpa pilih kasih.
Bermodalkan buku SBMPTN yang diberikan oleh orang tuanya itu, Nike akhirnya berhasil diterima di UNY dengan UKT rendah. Ia bahkan mendapatkan beasiswa bidikmisi sehingga bisa membantunya menyewa kos di sekitar kampus.
Gadis yang lahir pada 5 September 1999 pun berusaha tidak mengecewakan keluarganya dengan belajar sebaik mungkin. Ia selalu mengingat kerja keras dari orang tuanya untuk bisa menyekolahkannya.
Lihat Juga :