Dosen IPB Buat Inovasi Pasta Gigi Terbaru untuk Cegah Karies
Kamis, 28 April 2022 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian yang dinahkodai oleh Dr Yessie Widya Sari, dosen IPB University dari Departemen Fisika, tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Tim peneliti berjumlah empat orang di antaranya yaitu Dr Wulan Tri Wahyuni dan Prof Irmanida Batubara, (dosen IPB University dari Departemen Kimia), Prof Y Aris Purwanto (dosen IPB University dari Departemen Teknik Mesin dan Biosistem), Nur Aisyah Nuzulia (dosen IPB University dari Departemen Fisika), dan Dr Dikky Indrawan, (dosen IPB University dari Sekolah Bisnis).
Produk pasta gigi yang ditawarkan oleh Dr Yessie memiliki keunggulan utama dalam mencegah karies. Ia menjelaskan, penggunaan hidroksiapatit dengan ukuran nano mampu secara efektif mengganti kalsium dan fosfat (mineral) yang terkikis pada email gigi. Sedangkan kombinasinya dengan senyawa rimpang temu hitam sebagai bahan untuk mencegah terjadinya plak gigi.
“Penggunaan minyak atsiri rimpang temu hitam dikarenakan pada minyak ini memiliki aktivitas antibakteri dan antibiofilm, sehingga dapat mencegah terbentuknya plak gigi. Aktivitas antibakteri pada minyak atsiri rimpang temu hitam sebanding dengan senyawa sintetik pada pasta gigi yang tengah beredar pada produk perawatan mulut dan gigi,” tambah Dr Yessie.
Baca juga: Pentingnya Edukasi Berkelanjutan tentang Risiko Mikroplastik di Lingkungan Terdekat
Ia mengklaim, hingga saat ini, belum ada pasta gigi komersial yang menggunakan minyak atsiri rimpang temu hitam. Tidak hanya itu, saat ini belum ada produk pasta gigi yang mengkombinasikan nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam.
Tim peneliti berjumlah empat orang di antaranya yaitu Dr Wulan Tri Wahyuni dan Prof Irmanida Batubara, (dosen IPB University dari Departemen Kimia), Prof Y Aris Purwanto (dosen IPB University dari Departemen Teknik Mesin dan Biosistem), Nur Aisyah Nuzulia (dosen IPB University dari Departemen Fisika), dan Dr Dikky Indrawan, (dosen IPB University dari Sekolah Bisnis).
Produk pasta gigi yang ditawarkan oleh Dr Yessie memiliki keunggulan utama dalam mencegah karies. Ia menjelaskan, penggunaan hidroksiapatit dengan ukuran nano mampu secara efektif mengganti kalsium dan fosfat (mineral) yang terkikis pada email gigi. Sedangkan kombinasinya dengan senyawa rimpang temu hitam sebagai bahan untuk mencegah terjadinya plak gigi.
“Penggunaan minyak atsiri rimpang temu hitam dikarenakan pada minyak ini memiliki aktivitas antibakteri dan antibiofilm, sehingga dapat mencegah terbentuknya plak gigi. Aktivitas antibakteri pada minyak atsiri rimpang temu hitam sebanding dengan senyawa sintetik pada pasta gigi yang tengah beredar pada produk perawatan mulut dan gigi,” tambah Dr Yessie.
Baca juga: Pentingnya Edukasi Berkelanjutan tentang Risiko Mikroplastik di Lingkungan Terdekat
Ia mengklaim, hingga saat ini, belum ada pasta gigi komersial yang menggunakan minyak atsiri rimpang temu hitam. Tidak hanya itu, saat ini belum ada produk pasta gigi yang mengkombinasikan nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam.
Lihat Juga :