UIN Jakarta Pastikan Tes Seleksi Mandiri Gunakan Aplikasi SSE, Ini Penjelasannya
Senin, 02 Mei 2022 - 22:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bisa Jadi Alternatif, Ini Sederet Jurusan Kuliah Kurang Diminati di UI, ITB, dan UGM
Tes Mandiri UIN Jakarta sendiri baru akan digelar pada 20-21 Juli 2022. Sebelum pelaksanaan SSE, peserta tes terlebih dahulu akan diadakan uji coba pada 15-16 Juli 2022. Hal itu bertujuan agar para peserta yang mengikuti tes dipastikan memahami penggunaan sistem aplikasi tersebut.
Kepala Bagian Akademik Feni Arifiani memperkirakan peserta tes melalui seleksi Mandiri jumlahnya mencapai 30.000 peserta. Peserta tes akan dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.
Feni juga berharap pelaksanaan SSE bagi calon mahasiswa baru dapat berjalan sesuai harapan. Bahkan pihaknya akan memastikan penggunaan aplikasi SSE maupun instrumen lainnnya saat hari H pelaksanaan tidak mengalami banyak kendala.
“Kita juga akan memastikan listrik tidak padam saat pelakansaan tes, termasuk sistem servernya,” katanya.
Hal yang sama juga dikemukakan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) Qomarul Huda, selaku penanggung jawab teknologi informasi. Dia mengatakan untuk mengantisipasi gangguan padamnya listrik PLN perlu ada beberapa cadangan genset atau Uninterrupted Power Supply (UPS).
Tes Mandiri UIN Jakarta sendiri baru akan digelar pada 20-21 Juli 2022. Sebelum pelaksanaan SSE, peserta tes terlebih dahulu akan diadakan uji coba pada 15-16 Juli 2022. Hal itu bertujuan agar para peserta yang mengikuti tes dipastikan memahami penggunaan sistem aplikasi tersebut.
Kepala Bagian Akademik Feni Arifiani memperkirakan peserta tes melalui seleksi Mandiri jumlahnya mencapai 30.000 peserta. Peserta tes akan dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.
Feni juga berharap pelaksanaan SSE bagi calon mahasiswa baru dapat berjalan sesuai harapan. Bahkan pihaknya akan memastikan penggunaan aplikasi SSE maupun instrumen lainnnya saat hari H pelaksanaan tidak mengalami banyak kendala.
“Kita juga akan memastikan listrik tidak padam saat pelakansaan tes, termasuk sistem servernya,” katanya.
Hal yang sama juga dikemukakan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) Qomarul Huda, selaku penanggung jawab teknologi informasi. Dia mengatakan untuk mengantisipasi gangguan padamnya listrik PLN perlu ada beberapa cadangan genset atau Uninterrupted Power Supply (UPS).
Lihat Juga :