4 Jurusan Sastra yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi Masuk PTN

Kamis, 05 Mei 2022 - 08:28 WIB
loading...
4 Jurusan Sastra yang...
Mahasiswa Universitas Indonesia. Foto/Dok/Humas UI
A A A
JAKARTA - Sastra menjadi salah satu jurusan kuliah yang sepi peminat. Beberapa program studi jurusan sastra, seperti sastra Jawa, Jerman, dan Prancis memiliki peminat dengan jumlah tak sampai 210 orang. Selain itu, ada juga jurusan sastra lainnya yang terpantau minim peminat. Berikut informasinya.

1. Sastra Jawa

Jurusan Sastra Jawa merupakan salah satu tujuan kuliah yang sepi peminat, seperti yang terjadi di Universitas Negeri Semarang. Mengutip laman LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), peminat jurusan ini di tahun 2021 adalah 104 orang. Angka tersebut terus menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: 10 PTN dengan Daya Tampung Jalur Mandiri Paling Banyak, Cek Daftarnya

Di tahun 2019, jumlah peminatnya adalah 149 orang. Sementara itu, di tahun 2020 jumlah calon mahasiswa yang memperebutkan kursi di Sastra Jawa adalah 114 orang. Untuk daya tampungnya sendiri, Universitas Negeri Semarang menyediakan 18 kursi. Lulusan sastra Jawa memiliki cakupan bidang keahlian yang luas, seperti sastrawan, dosen, dan jurnalis.

2. Sastra China

Peminat sastra China juga tergolong rendah, terutama di Universitas Indonesia. Di tahun 2021, jumlah peminat jurusan tersebut adalah 270 orang dengan daya tampung 14 mahasiswa. Angka ini jauh merosot bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2019, jumlah peminat sastra China mencapai 251 orang.

Bahkan, peminat sastra China sempat menyentuh angka 444 orang di tahun 2018. Sama seperti jurusan sastra lain, sastra China fokus pada kesusastraan dan linguistik Mandarin. Terlebih, mahasiswa sastra China juga akan mempelajari budaya dan diplomasi negeri Tirai Bambu itu.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini Tips Lolos UTBK-SBMPTN 2022 dari Rektor UGM

3. Sastra Jerman

Sastra Jerman memiliki peminat tidak lebih dari 210 orang di Universitas Negeri Surabaya. Di tahun 2021, peminatnya hanya 119 orang dengan daya tampung 19 orang. Sementara itu, peminat sastra Jerman di tahun sebelumnya hanya 109 orang. Di Universitas Negeri Surabaya sendiri, peminat sastra Jerman tertinggi ada di tahun 2018, dengan 204 orang.

Mahasiswa yang kuliah di sastra Jerman akan mendapatkan kompetensi di bidang kesusastraan, pariwisata, diplomasi, dan kajian budaya. Lulusan sastra Jerman juga dinilai tidak perlu risau dalam mencari pekerjaan. Sebab, semakin banyak warga Jerman yang bertandang ke Indonesia untuk berlibur. Hal ini merupakan peluang kerja bagi lulusan sastra Jerman, misalnya sebagai pemandu wisata.

4. Sastra Prancis

Sastra Prancis juga masuk dalam jurusan sastra yang minim peminat. Di Universitas Brawijaya, hanya ada 103 calon mahasiswa yang memilih jurusan ini pada SNMPTN. Sementara itu, ada 168 peminat yang mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN. Mereka yang berhasil duduk sebagai mahasiswa sastra Prancis, akan mendapat pengetahuan lengkap mengenai Prancis.

Mulai dari budaya, linguistik, sampai kesusastraan. Selain itu, mahasiswa sastra Prancis juga bisa mempelajari bahasa negara lain melalui mata kuliah peminatan. Contohnya adalah Portugal, Spanyol, dan Italia.

Diolah dari berbagai sumber
Ajeng Wirachmi/Litbang MPI
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved