Tertarik Beasiswa Indonesia Maju S1 Dalam Negeri, Ini Dokumen dan Syarat Pendaftaran

Kamis, 12 Mei 2022 - 00:01 WIB
loading...
Tertarik Beasiswa Indonesia...
Kemendikbudristek luncurkan program Beasiswa Indonesia Maju (BIM). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikburistek ) kembali meluncurkan program beasiswa terbaru, yakni Beasiswa Indonesia Maju (BIM) 2022 pada Rabu (11/5) pukul 15.00 WIB.

Beasiswa ini merupakan salah satu program dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), program kerja sama antara Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca juga: Beasiswa Indonesia Maju Resmi Diluncurkan, Ini Fasilitas dan Besaran Biaya yang Didapat

Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek ini salah satunya memiliki program beasiswa S1 dalam negeri, yakni Beasiswa Indonesia Maju yang dibuka mulai 11 Mei - 30 Juni 2022.

Program Beasiswa Indonesia Maju terbagi menjadi dua, yakni beasiswa non-degree persiapan S1 luar negeri untuk siswa kelas 11 SMA atau sederajat dan beasiswa S1 dan S2 baik dalam maupun luar negeri.

Beasiswa Indonesia Maju adalah beasiswa prestasi jenjang S1 dan S2 dalam negeri dan luar negeri.

Penerima beasiswa ini akan mendapat pendanaan pendidikan di antaranya:
- Dana SPP (Tuition Fee)
- Dana Pendaftaran
- Dana Tunjangan Buku
- Dana Bantuan Skripsi

Biaya pendukung:
- Dana Transportasi
- Dana Aplikasi Visa (luar negeri)
- Dana Asuransi Kesehatan
- Dana kedatangan (luar negeri)
- Dana Hidup Bulanan
- Dana Keadaan Darurat

Beasiswa Indonesia Maju S1 dalam negeri dibuka di berbagai PTN dan PTS, di antaranya:

- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Institut Pertanian Bogor (IPB) University
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Diponegoro (Undip)
- Universitas Bina Nusantara (Binus University)
- Universitas Telkom (Telkom University)
- Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Berikut syarat Beasiswa Indonesia Maju Dalam Negeri jenjang S1 2022:

- Siswa pendidikan menengah berprestasi yang telah mengikuti program pembinaan Beasiswa Indonesia Maju, atau

- Siswa/lulusan pendidikan menengah atau pendidikan khusus dengan prestasi di ajang talenta tingkat nasional dan atau internasional yang difasilitasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), serta ajang dan non-ajang talenta di luar Puspresnas yang telah diakui melalui proses kurasi talenta oleh Puspresnas.

- Memiliki sertifikat, piagam pemenang, atau surat keputusan bagi pendaftar dari ajang talenta yang diselenggarakan Puspresnas.
- Memiliki sertifikat kurasi bagi pendaftar dari ajang talenta dan non ajang talenta di luar Puspresnas.

- Memiliki surat keterangan menyelesaikan program pembinaan bagi pendaftar dari program pembinaan Beasiswa Indonesia Maju.

- Diterima pada perguruan tinggi di dalam negeri dan program studi dengan akreditasi BAN PT minimal B atau Baik Sekali.

- Warga negara Indonesia.

- Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai prodi dan perguruan tinggi tujuan.

- Durasi studi paling laman 48 bulan.

- Tidak mengajukan perpindahan prodi dan perguruan tinggi tanpa persetujuan Kemendikbudristek.

- Sudah menyelesaikan SMA, SMK, dan yang sederajat dari sekolah yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah, atau dari sekolah luar negeri yang telah memperoleh penyetaraan oleh Sekretariat Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

- Tidak sedang (ongoing) atau telah S1, S2, S3 atau non gelar (non degree) baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

- Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menjadi penerima BPI Kemendikbudristek.

- Hanya untuk kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, non kampus induk, kelas di lebih satu negara, kelas internasional, dan kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan Kemendikbudristek.

- Usia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2022, dibuktikan bukti dokumen KTP.

- Nilai mata pelajaran di atas nilai minimal ketuntasan, dibuktikan dengan ijazah dan transkrip nilai atau nilai rapor tahun terakhir.

- Surat Keterangan Sehat Jasmani yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan, dan dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik.

- Surat Pernyataan Komitmen sebagai penerima beasiswa sesuai dengan format dalam lampiran dan ditandatangani di atas materai Rp10.000,00.

- Esai atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran apa yang akan dilakukan, dan deskripsi cara mewujudkan peran tersebut dalam bahasa Indonesia, panjang 1.000 - 1.500 kata.

- Penyandang tunanetra, penyandang tunarungu/wicara, penyandang tunagrahita, penyandang tunadaksa dan penyandang autis melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari RS atau dokter spesialis, surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas meterai Rp10.000, dan surat permohonan pendamping jika mahasiswa tidak bisa mandiri.

Selengkapnya tentang Beasiswa Indonesia Maju dan Beasiswa Kemendikbud 2022 lainnya bisa dilihat di https://beasiswa.kemdikbud.go.id/.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved