Dosen Usia 53 Tahun Bisa Daftar Beasiswa Pendidikan Indonesia Jenjang S3

Jum'at, 13 Mei 2022 - 14:02 WIB
loading...
Dosen Usia 53 Tahun...
Dosen usia 53 tahun bisa daftar BPI 2022. Foto/Tangkap layar laman BPI.
A A A
JAKARTA - Ada kabar gembira bagi dosen , calon dosen dan tenaga kependidikan. Baik yang berada di perguruan tinggi akademik (PTA) ataupun di perguruan tinggi vokasi (PTV) yang berminat meningkatkan kompetensinya melalui beasiswa.

Kabar gembira itu diberikan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendikbudristek.

Dalam buku panduan BPI Kemendikbudristek tahun 2022 disebutkan, bagi pendaftar beasiswa jenjang S2 dan S3, usia maksimal pendaftar adalah memiliki masa kerja paling sedikit 3 kali waktu normatif program studi pada jenjang S2 dan S3 sebelum batas usia pensiun jabatan.

Dalam UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen dan lantas diturunkan melalui Permenristekdikti No 26/2015 dan diubah melalui Permenristekdikti No 2/2016 disebutkan, bahwa dosen yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), dan bukan profesor, akan pensiun dalam usia 65 tahun.

Baca: Kuliah S1 Gratis di Jepang, Segera Daftar Beasiswa MEXT Gakubu 2023

Bila diasumsikan masa pendidikan normal jenjang doktoral itu 4 tahun, maka bila seorang dosen pemilik magister atau S2 hendak melanjutkan ke jenjang doktoral atau S3, batas usia maksimalnya adalah 65 dikurangi 12 atau 3 kali masa studi doktoral, yakni 53 tahun.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan S2 yang normatifnya 2 tahun, maka maksimal usia untuk mendaftar beasiswa jenjang S2 adalah 65 dikurangi 3 kali masa studi S2, yakni 59 tahun.

“Khusus untuk di PTV, pendaftar harus sudah memiliki NIDN dan Nomor Urut Pendidik (NUP), bila masih berstatus dosen kontrak, harus sudah mengabdi minimal 2 tahun agar dapat segera mengurus NIDN dan NUP, “ kata Analis Kerja Sama di Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Citra Amitiurna, dilansir dari laman Puslapdik Kemendikbudristek, Jumat (13/5/2022).

Beasiswa Hanya di Dalam Negeri

Namun untuk tenaga kependidikan di PTV, lanjut Citra, untuk BPI Kemendikbudristek tahun 2022 ini hanya diperuntukkan bagi tenaga kependidikan di perguruan tinggi negeri dan PNS yang memiliki tugas harian dalam penanganan PTV di Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek.

Baca juga: Beasiswa Indonesia Maju Diluncurkan, Dukung Peserta Didik Berprestasi Lanjutkan Pendidikan

“BPI Kemendikbudristek ini juga hanya diperuntukan kepada perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kemendikbudristek. Untuk PT yang berada di bawah kementerian lain, bisa mendaftar beasiswa di LPDP,” kata Citra.

Tahun 2022 ini juga, tambah Citra, kampus tujuan beasiswa hanya di dalam negeri. Ada sebanyak 39 perguruan tinggi di dalam negeri yang bisa menjadi pilihan pendaftar jenjang S2 dan 17 perguruan tinggi untuk jenjang S3.

“Pendaftar yang berpeluang diterima adalah yang fokus pada 10 ilmu prioritas, dimana enam di antaranya merupakan prioritas Bappenas, yakni manufaktur, konstruksi, permesinan, sipil, pertanian, peternakan, farmasi, ekonomi kreatif, pariwisata, dan hospitality,” pungkasnya.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi...
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026: S1 Bisa Langsung ke S2 Luar Negeri
Beasiswa LPDP-AAS 2026...
Beasiswa LPDP-AAS 2026 Dibuka, Kuliah S2 di 30 Kampus Top Australia
Vokasi Jadi Fakultas...
Vokasi Jadi Fakultas Penerima Camaba Terbanyak di UI Jalur SNBP 2026
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 1 2026 Tembus 32 Ribu Pelamar, STEM dan SHARE Paling Diminati
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
Pramono Ungkap Program...
Pramono Ungkap Program Beasiswa LPDP Jakarta Dimulai Tahun Depan
Bahlil: Pemerintah Dukung...
Bahlil: Pemerintah Dukung Pesantren, Salah Satunya lewat MBG dan Perjuangkan Beasiswa LPDP
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved