Mahasiswa FTUI Sabet Juara 2 Ajang Mathematics Modelling Competition 2022 di ITB
Minggu, 15 Mei 2022 - 19:39 WIB
loading...
Ketiga mahasiswa FTUI meraih Juara dua pada Mathematics Modelling Competition (MMC) 2022. Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Tiga Mahasiswa Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( DTI FTUI ) meraih juara 2 pada Mathematics Modelling Competition (MMC) 2022.
Kompetisi Pemodelan Matematika ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) ITB pada 27 Desember 2021—20 Maret 2022.
Baca juga: Hasil Riset Mahasiswa UI Efektif Tekan Angka Kematian Penderita Diabetes
Ketiga mahasiswa DTI FTUI tersebut adalah Alivanza Firdaus Rhufyano, Daffa Aqilah Sofiyan, Hanif Rahman Arifin, di bawah bimbingan Dr. Komarudin, ST, M.Eng., Dosen Departemen Teknik Industri FTUI.
Ketiga mahasiswa tersebut melakukan penelitian terkait model perkembangan kasus penderita diabetes di Indonesia selama pandemi Covid-19, serta upaya yang dilakukan untuk menekan angka kematian penderita diabetes di Indonesia.
Penelitiannya mengarah pada model efek diabetes selama pandemi Covid-19 dalam korelasi tingkat kematian. Dengan model ini, pihaknya mengusulkan strategi yang dapat mengarah pada penurunan angka kematian penderita diabetes di Pandemi Covid-19.
Baca juga: Jurusan Kuliah yang Kurang Diminati di UI, ITB, dan UGM, Peluang Masuknya Sangat Besar
Kompetisi Pemodelan Matematika ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) ITB pada 27 Desember 2021—20 Maret 2022.
Baca juga: Hasil Riset Mahasiswa UI Efektif Tekan Angka Kematian Penderita Diabetes
Ketiga mahasiswa DTI FTUI tersebut adalah Alivanza Firdaus Rhufyano, Daffa Aqilah Sofiyan, Hanif Rahman Arifin, di bawah bimbingan Dr. Komarudin, ST, M.Eng., Dosen Departemen Teknik Industri FTUI.
Ketiga mahasiswa tersebut melakukan penelitian terkait model perkembangan kasus penderita diabetes di Indonesia selama pandemi Covid-19, serta upaya yang dilakukan untuk menekan angka kematian penderita diabetes di Indonesia.
Penelitiannya mengarah pada model efek diabetes selama pandemi Covid-19 dalam korelasi tingkat kematian. Dengan model ini, pihaknya mengusulkan strategi yang dapat mengarah pada penurunan angka kematian penderita diabetes di Pandemi Covid-19.
Baca juga: Jurusan Kuliah yang Kurang Diminati di UI, ITB, dan UGM, Peluang Masuknya Sangat Besar
Lihat Juga :