Cerita Zahra Shofia, Mahasiswa ITB yang Tetap Berprestasi di Tengah Kesibukannya
Senin, 16 Mei 2022 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Sang penulis buku KKPK De Monokromatos, Zahra, mengatakan bahwa agar mendapatkan pengalaman sebanyak dan semaksimal mungkin, ia selalu belajar untuk memanfaatkan peluang dan waktu yang ada. “Tentunya, ibadah tetap utama karena itu adalah kunci terbaik dalam hidup,” tuturnya.
Zahra juga menyampaikan bahwa pribadi yang suka menunda-nunda harus dihindari. Memberikan waktu istirahat untuk fisik dan mental juga harus selalu dilakukan. “Menjadi hal yang normal untuk merasa lelah dan mengeluh. Yang terpenting adalah tetap sadar akan tanggung jawab yang dimiliki, adanya orang-orang tersayang yang perlu dibahagiakan, dan masa depan yang patut diperjuangkan,” tuturnya.
Selain itu, Zahra memberikan saran bahwa hindari galau yang tidak bermanfaat. Pikirkanlah strategi untuk menggapai segala cita-cita yang diimpikan.
Zahra juga menyampaikan bahwa pribadi yang suka menunda-nunda harus dihindari. Memberikan waktu istirahat untuk fisik dan mental juga harus selalu dilakukan. “Menjadi hal yang normal untuk merasa lelah dan mengeluh. Yang terpenting adalah tetap sadar akan tanggung jawab yang dimiliki, adanya orang-orang tersayang yang perlu dibahagiakan, dan masa depan yang patut diperjuangkan,” tuturnya.
Selain itu, Zahra memberikan saran bahwa hindari galau yang tidak bermanfaat. Pikirkanlah strategi untuk menggapai segala cita-cita yang diimpikan.
(mpw)
Lihat Juga :