Guru Penggerak, Membuka Ruang Inovasi melalui Fleksibilitas Pembelajaran
Senin, 22 Juni 2020 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Program Organisasi Penggerak sejatinya adalah program pemberdayaan masyarakat secara masif melalui dukungan pemerintah untuk peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Pada 2020-2022 Program Organisasi Penggerak akan meningkatkan kompetensi 50.000 guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di 5.000 PAUD, SD dan SMP, serta juga menyasar satuan pendidikan pada jenis pendidikan khusus/luar biasa.
Pelaksanaan Program Organisasi Penggerak dilakukan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi-organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah, dengan tujuan meningkatnya kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.
Melalui Program Organisasi Penggerak, menurut Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Supriano sekolah dituntut untuk memiliki empat komponen, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga terciptanya komunitas penggerak di lingkungan sekolah.
Sekolah penggerak sebagai katalis serta dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain. Untuk kepala sekolah diharapkan memahami proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan kemampuan guru-guru dalam mengajar (instructional leader). Untuk guru diharapkan berpihak kepada anak didik dan mengajar sesuai tahap perkembangan siswa (teach at the right level). Untuk siswa diharapkan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global. Sedangkan komunitas berisikan segenap orang tua, tokoh, serta organisasi masyarakat menyokong sekolah dalam meningkatkan kualitas belajar siswa.
Kemendikbud mengundang para insan pendidikan terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia dengan bergabung menjadi tim pendukung Guru Penggerak.Untuk guru, kepala sekolah, atau praktisi pendidikan, yuk! daftarkan dirimu di laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ mulai Senin, 15 Juni.
Pelaksanaan Program Organisasi Penggerak dilakukan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi-organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah, dengan tujuan meningkatnya kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.
Melalui Program Organisasi Penggerak, menurut Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Supriano sekolah dituntut untuk memiliki empat komponen, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga terciptanya komunitas penggerak di lingkungan sekolah.
Sekolah penggerak sebagai katalis serta dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain. Untuk kepala sekolah diharapkan memahami proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan kemampuan guru-guru dalam mengajar (instructional leader). Untuk guru diharapkan berpihak kepada anak didik dan mengajar sesuai tahap perkembangan siswa (teach at the right level). Untuk siswa diharapkan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global. Sedangkan komunitas berisikan segenap orang tua, tokoh, serta organisasi masyarakat menyokong sekolah dalam meningkatkan kualitas belajar siswa.
Kemendikbud mengundang para insan pendidikan terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia dengan bergabung menjadi tim pendukung Guru Penggerak.Untuk guru, kepala sekolah, atau praktisi pendidikan, yuk! daftarkan dirimu di laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ mulai Senin, 15 Juni.
(alf)