Sejumlah Aksi Mahasiswa UI di Tengah Wabah Corona
Sabtu, 25 April 2020 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan tim Pelita Harapan, Mahasiswa FK UI memproduksi APD berupa face shield sebanyak 485 buah dan telah didistribusikan ke 8 rumah sakit seperti RSUD Kota Tangerang, RSUD Depok, RSUD Tanah Abang, RSUD Pasar Rebo, RSU Andika, RS Hermina Daan Mogot, RSUD Tebet, dan RSUD Kembangan.
"BEM Fakultas Kedokteran (FK) UI melalui web berbagisehat.com yang telah terbentuk sejak 2014 lalu, selama pandemi Covid-19 ini, fokus dalam penyampaian informasi terkait Covid-19 tersebut. Sampai berita ini diturunkan, sebanyak 140 artikel tentang kesehatan telah dirilis, setiap hari web ini diakses kurang lebih 70 orang," ungkapnya.
Aksi nyata juga dilakukan oleh 12 mahasiswa Ilmu Keperawatan dengan memproduksi materi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) terkait Covid-19 yang disalurkan melalui media seperti web, whatsapp, IG, dan Facebook. Materi KIE berupa 1 video singkat dan 20 infografis. Hasil karya mereka direspon publik dengan 2000 like di Instagram. Aksi yang sama dilakukan oleh 41 mahasiswa FK UI yang tergabung dalam Relawan untuk BNPB dan Kemkes.
Sedangkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fact Checker UI, sejak Akhir Februari secara regular telah mengidentifikasi lebih dari 30 berita hoax dan kemudian meluruskannya untuk publik, berhasil menempatkan salah satu wakilnya, mahasiswa Sastra Jawa, sebagai bagian tim Nasional Gugus Tugas Hoax Covid 19, dan karya-karyanya dapat dilihat pada laman Covid19.go.id, milik negara.
"Dalam kategori pembuatan aplikasi, diantaranya Lawan Hoax ID oleh BEM FK UI. Sebanyak 67 mahasiswa FK UI dibagi menjadi empat tim yaitu pencari Hoax dan Klarikasi Hoax; Tim Processing article; ketiga Tim Broadcasting dan keempat Tim Social Media.Para mahasiswa secara reguler mengirim informasi berita hoax yang sudah diberikan penjelasan fakta, melalui pesan berantai WhatsApp dan Instagram. Semenjak 23 Maret 2020 hingga berita ini diturunkan, sebanyak 21 kabar hoax telah ditangani," tutupnya.
"BEM Fakultas Kedokteran (FK) UI melalui web berbagisehat.com yang telah terbentuk sejak 2014 lalu, selama pandemi Covid-19 ini, fokus dalam penyampaian informasi terkait Covid-19 tersebut. Sampai berita ini diturunkan, sebanyak 140 artikel tentang kesehatan telah dirilis, setiap hari web ini diakses kurang lebih 70 orang," ungkapnya.
Aksi nyata juga dilakukan oleh 12 mahasiswa Ilmu Keperawatan dengan memproduksi materi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) terkait Covid-19 yang disalurkan melalui media seperti web, whatsapp, IG, dan Facebook. Materi KIE berupa 1 video singkat dan 20 infografis. Hasil karya mereka direspon publik dengan 2000 like di Instagram. Aksi yang sama dilakukan oleh 41 mahasiswa FK UI yang tergabung dalam Relawan untuk BNPB dan Kemkes.
Sedangkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fact Checker UI, sejak Akhir Februari secara regular telah mengidentifikasi lebih dari 30 berita hoax dan kemudian meluruskannya untuk publik, berhasil menempatkan salah satu wakilnya, mahasiswa Sastra Jawa, sebagai bagian tim Nasional Gugus Tugas Hoax Covid 19, dan karya-karyanya dapat dilihat pada laman Covid19.go.id, milik negara.
"Dalam kategori pembuatan aplikasi, diantaranya Lawan Hoax ID oleh BEM FK UI. Sebanyak 67 mahasiswa FK UI dibagi menjadi empat tim yaitu pencari Hoax dan Klarikasi Hoax; Tim Processing article; ketiga Tim Broadcasting dan keempat Tim Social Media.Para mahasiswa secara reguler mengirim informasi berita hoax yang sudah diberikan penjelasan fakta, melalui pesan berantai WhatsApp dan Instagram. Semenjak 23 Maret 2020 hingga berita ini diturunkan, sebanyak 21 kabar hoax telah ditangani," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :