Sejumlah Aksi Mahasiswa UI di Tengah Wabah Corona
Sabtu, 25 April 2020 - 19:24 WIB
loading...
Mahasiswa UI dari seluruh fakultas, bergerak untuk melakukan aksi sosial dalam upaya mendukung upaya negara mengatasi virus Corona atau Covid-19. Foto/SINDOnews/Ratna
A
A
A
DEPOK - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari seluruh fakultas, bergerak untuk melakukan aksi sosial dalam upaya mendukung upaya negara mengatasi virus Corona atau Covid-19. Kegiatan dilakukan dalam tujuh kategori kegiatan.
Yaitu hotline untuk melayani masyarakat yang mengalami tekanan psikologis, pembuatan aplikasi, pembuatan alat pelindung seperti APD dan handsanitizer, memproduksi materi informasi positif kepada publik, bantuan sosial kepada masyarakat.
"Selain itu mahasiswa juga memberikan bantuan bagi para pedagang yang tidak beroperasi semasa PJJ dan menjadi relawan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan Covid-19," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Rosari Saleh, Sabtu (25/4/2020).
(Baca juga: Pemerintah Harus Pastikan Kualitas Pengajaran di Tengah Corona Berjalan Baik)
Dalam kategori hotline, para mahasiswa UI bergerak melayani kebutuhan masyarakat untuk berbagi seputar isu permasalahan fisik maupun psikis (kejiwaan, psiko sosial) dari pandemi Covid-19. Selanjutnya, mahasiswa di Fakultas Ilmu Keperawatan yang tergabung dalam Tim Pusat Krisis Covid-19 misalnya bertugas sebagai konselor serta pemantauan ODP dan PDP melalui hot line service whatsapp. Ada sekitar 25 masyarakat yang telah menggunakan layanan ini, dan 26% adalah mahasiswa.
Sedangkan BEM Fakultas Kedokteran UI yang semenjak tahun 2017 telah memiliki aplikasi 'Teman Bicara App', sebuah wadah untuk melayani konsultasi/ curhat dalam upaya penanganan kesehatan mental, semenjak Bulan Maret ini terus meningkatkan layanannya. "Aplikasi yang menggunakan media Line ini melibatkan 33 orang mahasiswa sebagai “teman bicara," ucap Guru Besar Fakultas MIPA UI itu.
Selanjutnya mahasiswa dari Fakultas Farmasi, MIPA, Hukum dan FK juga turun untuk memproduksi dan membagikan kebutuhan APD dan Hand Sanitizer. Para mahasiswa dari Farmasi dan MIPA telah memproduksi sebanyak 3.800 liter hand sanitizer, yang dibagikan kepada tenaga kesehatan di RSUI, RSUD Cibinong, RS Pertamina, RSUD Depok, Puskesmas Kelurahan Bambu Apus, dan beberapa tempat umum di kawasan Depok dan Bogor.
Yaitu hotline untuk melayani masyarakat yang mengalami tekanan psikologis, pembuatan aplikasi, pembuatan alat pelindung seperti APD dan handsanitizer, memproduksi materi informasi positif kepada publik, bantuan sosial kepada masyarakat.
"Selain itu mahasiswa juga memberikan bantuan bagi para pedagang yang tidak beroperasi semasa PJJ dan menjadi relawan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan Covid-19," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Rosari Saleh, Sabtu (25/4/2020).
(Baca juga: Pemerintah Harus Pastikan Kualitas Pengajaran di Tengah Corona Berjalan Baik)
Dalam kategori hotline, para mahasiswa UI bergerak melayani kebutuhan masyarakat untuk berbagi seputar isu permasalahan fisik maupun psikis (kejiwaan, psiko sosial) dari pandemi Covid-19. Selanjutnya, mahasiswa di Fakultas Ilmu Keperawatan yang tergabung dalam Tim Pusat Krisis Covid-19 misalnya bertugas sebagai konselor serta pemantauan ODP dan PDP melalui hot line service whatsapp. Ada sekitar 25 masyarakat yang telah menggunakan layanan ini, dan 26% adalah mahasiswa.
Sedangkan BEM Fakultas Kedokteran UI yang semenjak tahun 2017 telah memiliki aplikasi 'Teman Bicara App', sebuah wadah untuk melayani konsultasi/ curhat dalam upaya penanganan kesehatan mental, semenjak Bulan Maret ini terus meningkatkan layanannya. "Aplikasi yang menggunakan media Line ini melibatkan 33 orang mahasiswa sebagai “teman bicara," ucap Guru Besar Fakultas MIPA UI itu.
Selanjutnya mahasiswa dari Fakultas Farmasi, MIPA, Hukum dan FK juga turun untuk memproduksi dan membagikan kebutuhan APD dan Hand Sanitizer. Para mahasiswa dari Farmasi dan MIPA telah memproduksi sebanyak 3.800 liter hand sanitizer, yang dibagikan kepada tenaga kesehatan di RSUI, RSUD Cibinong, RS Pertamina, RSUD Depok, Puskesmas Kelurahan Bambu Apus, dan beberapa tempat umum di kawasan Depok dan Bogor.
Lihat Juga :