Besok, Hasto Paparkan Pemikiran Geopolitik Bung Karno di Sidang Doktoral Unhan
Minggu, 05 Juni 2022 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Politikus asal Yogyakarta itu lalu berkisah tentang hotel yang menjadi sejarah pertemuan antara Bung Karno dan Presiden Yugoslavia Josep Broz Tito, ketika berlangsung Konferensi Gerakan Non Blok. Saat itu, kata Hasto, Megawati bercerita tentang benang merah pemikiran geopolitik Bung Karno. Menurutnya, sejak masih berusia 16 tahun, Bung Karno sudah memikirkan bagaimana Indonesia merdeka.
"Dari situlah Soekarno menggagas suatu pemikiran yang sangan genuine, sekaligus mengoreksi mengapa Eropa Barat cenderung melakukan ekspansi, melakukan penjajahan. Dan dari benang merah yang disampaikan Ibu Mega tersebut, saya tertarik atas gagasan geopolitik dan melihat bagaimana kepimpinan Indonesia bagi dunia itu luar biasa," kata Hasto.
Baca juga: Bicara Geopolitik di Unhan, Megawati: Indonesia Itu Zamrud Khatulistiwa
Ia menjelaskan jejak perjuangan Bung Karno juga terlihat di negara-negara Asia-Afrika, khususnya bangsa-bangsa Islam. Bung Karno turut berkontribusi memerdekakan sejumlah negara, seperti Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Pakistan. "Itu semua mendapatkan kemerdekaannya karena campur tangan dari Indonesia," kata alumnus UGM itu.
Lebih lanjut, menurut Hasto, kepemimpinan Bung Karno itulah yang menjadi subjek penelitian untuk diangkat. Dia juga merasakan di Unhan, dirinya mendapatkan bekal ilmu yang luar biasa.
"Dari situlah Soekarno menggagas suatu pemikiran yang sangan genuine, sekaligus mengoreksi mengapa Eropa Barat cenderung melakukan ekspansi, melakukan penjajahan. Dan dari benang merah yang disampaikan Ibu Mega tersebut, saya tertarik atas gagasan geopolitik dan melihat bagaimana kepimpinan Indonesia bagi dunia itu luar biasa," kata Hasto.
Baca juga: Bicara Geopolitik di Unhan, Megawati: Indonesia Itu Zamrud Khatulistiwa
Ia menjelaskan jejak perjuangan Bung Karno juga terlihat di negara-negara Asia-Afrika, khususnya bangsa-bangsa Islam. Bung Karno turut berkontribusi memerdekakan sejumlah negara, seperti Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Pakistan. "Itu semua mendapatkan kemerdekaannya karena campur tangan dari Indonesia," kata alumnus UGM itu.
Lebih lanjut, menurut Hasto, kepemimpinan Bung Karno itulah yang menjadi subjek penelitian untuk diangkat. Dia juga merasakan di Unhan, dirinya mendapatkan bekal ilmu yang luar biasa.
Lihat Juga :