Pemerintah Harus Gaet Masyarakat Tangani Masalah Pendidikan di Masa Pandemi
Selasa, 23 Juni 2020 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa perlu sinergi antar lembaga seperti pemerintah pusat, proponsi, kabupaten dan kota, BUMN, perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat untuk peduli dan mencari solusi bersama menghadapi opsi-opsi pengajaran terbaik untuk peserta didik, khususnya ketika opsinya adalah dimulai kembali pendidikan tatap muka," ujarnya.
Namun untuk sejumlah daerah yang masih berkutat dalam zona merah maka opsinya tentunya adalah kelas jarak jauh atau online. Namun kelas online sekalipun pemerintah tetap harus mencari solusi agar akses dan kualitas belajar belajar tetap berlangsung baik.
"Jangan sampai kita kehilangan satu generasi terkait kualitas SDM yang berkarakter karena menurunnya kualitas, konsentrasi serta intensitas belajar-mengajar aktif. Inovasi pengajaran harus dilakukan, akses internet harus terjamin baik”, ungkapnya.
Intinya ungkap Dimas, jika keinginannya adalah hendak memulai lagi kegiatan tatap muka di kelas. Maka ia menganjurkan untuk dilakukan secara ketat, dengan memahami dan menjalankan protokol kesehatan, serta dapat dilakukan secara bertahap bergelombang mengikuti perkembangan pandemi di suatu daerah tertentu. Tidak bisa disamakan untuk semua daerah dan semua peserta didik.
Namun untuk sejumlah daerah yang masih berkutat dalam zona merah maka opsinya tentunya adalah kelas jarak jauh atau online. Namun kelas online sekalipun pemerintah tetap harus mencari solusi agar akses dan kualitas belajar belajar tetap berlangsung baik.
"Jangan sampai kita kehilangan satu generasi terkait kualitas SDM yang berkarakter karena menurunnya kualitas, konsentrasi serta intensitas belajar-mengajar aktif. Inovasi pengajaran harus dilakukan, akses internet harus terjamin baik”, ungkapnya.
Intinya ungkap Dimas, jika keinginannya adalah hendak memulai lagi kegiatan tatap muka di kelas. Maka ia menganjurkan untuk dilakukan secara ketat, dengan memahami dan menjalankan protokol kesehatan, serta dapat dilakukan secara bertahap bergelombang mengikuti perkembangan pandemi di suatu daerah tertentu. Tidak bisa disamakan untuk semua daerah dan semua peserta didik.
(maf)
Lihat Juga :