ITB Dorong Penerapan Konsep Smarter The World Living Lab
Minggu, 03 Juli 2022 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mengenal Rifdah Farnidah, Juara 1 Hafalan Al-Qur'an 30 Juz Tingkat Dunia
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bahwa kolaborasi internasional dan multilateralisme merupakan kunci dalam mengatasi masalah global multidimensional yang dihadapi oleh dunia saat ini seperti dampak dari pandemi Covid-19, disrupsi rantai pasok dunia, perubahan iklim, dan konflik Rusia-Ukraina.
Lebih lanjut, Rosan juga menyebut, upaya Indonesia sebagai Presidensi G20 dalam mengatasi masalah-masalah yang ada dengan mengangkat tiga isu prioritas dalam presidensi G20 Indonesia tahun 2022 yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi ke arah energi yang berkelanjutan.
Sambutan lainnya datang dari Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi. Ia menyampaikan bahwa salah satu tujuan penting dalam SDGs adalah membuat perkotaan dan pemukiman penduduk menjadi inklusif, aman, dan berkelanjutan.
"Konsep smarter living lab memberikan ruang bagi kolaborasi antara pemerintah, penduduk, dan institusi penelitian untuk saling bahu-membahu menjawab masalah perkotaan yang marak muncul di beberapa tahun terakhir seperti kemacetan, banjir, dan kebutuhan terhadap ruang terbuka hijau (RTH)," katanya.
Dalam kerja sama bilateral Indonesia-Jepang, kata Heri, telah banyak terobosan-terobosan baru yang telah dicapai oleh kedua negara, misalnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di perkotaan, Indonesia dan Jepang bekerja sama dalam upaya transisi ke arah energi terbarukan dalam mewujudkan low carbon smart city.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bahwa kolaborasi internasional dan multilateralisme merupakan kunci dalam mengatasi masalah global multidimensional yang dihadapi oleh dunia saat ini seperti dampak dari pandemi Covid-19, disrupsi rantai pasok dunia, perubahan iklim, dan konflik Rusia-Ukraina.
Lebih lanjut, Rosan juga menyebut, upaya Indonesia sebagai Presidensi G20 dalam mengatasi masalah-masalah yang ada dengan mengangkat tiga isu prioritas dalam presidensi G20 Indonesia tahun 2022 yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi ke arah energi yang berkelanjutan.
Sambutan lainnya datang dari Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi. Ia menyampaikan bahwa salah satu tujuan penting dalam SDGs adalah membuat perkotaan dan pemukiman penduduk menjadi inklusif, aman, dan berkelanjutan.
"Konsep smarter living lab memberikan ruang bagi kolaborasi antara pemerintah, penduduk, dan institusi penelitian untuk saling bahu-membahu menjawab masalah perkotaan yang marak muncul di beberapa tahun terakhir seperti kemacetan, banjir, dan kebutuhan terhadap ruang terbuka hijau (RTH)," katanya.
Dalam kerja sama bilateral Indonesia-Jepang, kata Heri, telah banyak terobosan-terobosan baru yang telah dicapai oleh kedua negara, misalnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di perkotaan, Indonesia dan Jepang bekerja sama dalam upaya transisi ke arah energi terbarukan dalam mewujudkan low carbon smart city.
Lihat Juga :